Dari hasil pengecekan kita ke lokasi memang memang benar limbah kadang babi tersebut mengeluarkan aroma bau tak sedap. “Keberadaan kadang babi itu, memang dekat dengan pemukiman warga jadi harus segera di pindahkan,” ucap Syaiful Azhar.
Sementara Bupati Bungo, H Mashuri dikonfirmasi mengatakan, dirinya baru mengetahui adanya kadang peternakan babi di Bungo Taman Agung.
Kalau memang keberadaan kadang babi tersebut dekat dengan pemukiman warga harus di tutup.
“Kalau memang kandang babi itu sudah meresahkan banyak orang, maka harus segera dibtutup. Dan jangan sampai keberadaannya di dekat pemukiman warga bisa menjadi resah jadi mau tak mau harus pindah dari cari lokasi baru yang jauh dari pemukiman,” kata Hamas. (jul)







