Menurutnya, penyelesaian hibah tersebut membutuhkan koordinasi dan komitmen dari berbagai pihak.
“Proses hibah tanah untuk Universitas Islam Tebo masih berjalan bersama pemerintah daerah. Tentu ini bukan perjalanan yang mudah karena banyak tantangan yang harus dihadapi, baik oleh pemerintah maupun pihak yayasan. Namun, kita harus bersyukur dan bersama-sama menyelesaikannya hingga tuntas,” ungkapnya.
Ia menambahkan, proses administrasi hibah saat ini tinggal menunggu persetujuan DPRD Kabupaten Tebo. Pemerintah daerah berkomitmen mendorong penyelesaiannya agar status kepemilikan lahan dapat sepenuhnya menjadi milik Yayasan Universitas Islam Tebo.
“Persetujuannya tinggal menunggu proses di DPRD. Insya Allah akan kita selesaikan agar ke depan lahan ini sepenuhnya menjadi milik yayasan. Harapan kita, Universitas Islam Tebo semakin maju, berkembang, dan menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Tebo,” tegasnya.
Di akhir sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tebo memiliki perhatian besar terhadap kemajuan Universitas Islam Tebo karena keberadaannya sangat strategis dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia di daerah.
“Kami dari pemerintah daerah sangat berkepentingan dengan keberadaan Universitas Islam Tebo. Sampai hari ini, kampus yang aktif dan efektif dalam mencetak generasi muda di Kabupaten Tebo salah satunya adalah Universitas Islam Tebo. Karena itu, kami akan terus mendukung kemajuan kampus ini,” tutup Nazar.
Peresmian Universitas Islam Tebo turut dihadiri unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama, civitas akademika, mahasiswa, serta para undangan lainnya. (adl)









