Opini  

Tren Kenaikan Penyakit Menular dan Target Zero Growth 2030 di Provinsi Jambi

Prof. Dr. Mukhtar Latif, M.Pd Tenaga Ahli Gubernur Jambi, Ketua ICMI Orwil Jambi – Guru Besar UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. Foto: Diskominfo Provinsi Jambi
  1. Digitalisasi Deteksi: Memperluas jangkauan alat deteksi canggih ke seluruh kabupaten/kota agar tidak terjadi penumpukan rujukan di Kota Jambi.
  2. Intervensi Komunitas: Melibatkan kader kesehatan desa untuk melakukan pendampingan pengobatan (PMO) bagi penderita TBC guna mencegah terjadinya resistensi obat.
  3. Optimasi Anggaran: Penguatan alokasi dana melalui APBD yang fokus pada pengadaan reagen dan alat pelindung diri.

Langkah Jambi menuju eliminasi ini sejalan dengan target nasional.

Mulyadi (2024) menekankan bahwa target 2030 bukan hanya angka di atas kertas, melainkan komitmen untuk mewujudkan kualitas hidup masyarakat yang bebas dari stigma penyakit menular.

E. Penutup

Tren kenaikan penyakit menular kasus di Jambi saat ini harus dibaca sebagai “fase pembersihan” melalui deteksi dini yang akurat.

Dengan menemukan kasus lebih awal menggunakan teknologi, peluang kesembuhan menjadi lebih besar dan risiko penularan dapat ditekan secara drastis.

Baca Juga :  Perubahan atau Manipulasi? Isu Perubahan dalam Kampanye Mantan Pecandu Narkoba

Jika konsistensi kebijakan ini terjaga, target Jambi Bebas TBC dan HIV pada tahun 2030 tentu bukan hanya impian, melainkan keniscayaan yang dapat dicapai melalui kerja kolaboratif antara pemerintah provinsi, kabupaten kota, akademisi, pihak swasta dan masyarakat.

Refetensi:

  1. Badan Pusat Statistik Provinsi Jambi. (2025). Provinsi Jambi Dalam Angka 2025: Indikator Kesehatan dan Kesejahteraan Rakyat. Jambi: BPS.
  2. Dinas Kesehatan Provinsi Jambi. (2025). Laporan Tahunan Program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P). Jambi: Dinkes.
  3. Faisal, M. (2025). Kebijakan Kesehatan Publik di Sumatera: Tantangan Eliminasi Penyakit Menular. Padang: Penerbit Andalas.
  4. Hidayat, S., & Pratama, A. (2024). Analisis Spasial Sebaran TBC di Wilayah Urban Jambi. Jurnal Kesehatan Masyarakat Sumatera, 12(1), 45-58.
  5. Kementerian Kesehatan RI. (2026). Profil Kesehatan Indonesia 2025: Transformasi Teknologi Kesehatan Nasional. Jakarta: Kemenkes.
  6. Mulyadi, R. (2024). Menuju Indonesia Bebas Penyakit Menular 2030. Jakarta: Erlangga Medika.
  7. Nasir, J. (2025). Dinamika HIV/AIDS di Jalur Lintas Sumatera: Studi Kasus Jambi dan Bungo. Jurnal Epidemiologi Indonesia, 9(2), 112-125.
  8. Sari, K. (2024). Peran Teknologi Digital dalam Surveilans Penyakit Menular di Daerah. Jurnal Inovasi Kesehatan, 5(3), 201-215.
  9. Setiawan, B. (2025). Manajemen Puskesmas dalam Penanganan TBC dan DBD di Jambi. Jambi: Pustaka Akademik.
  10. Widodo, T. (2026). Evaluasi Target Zero Growth 2030: Perspektif Kebijakan Daerah. Jurnal Kebijakan Publik Nasional, 14(1), 10-25.