Bisnis  

Social Commerce Makin Dominan: Strategi Bisnis Menjangkau Konsumen di Era Digital

Ilustrasi aktivitas social commerce yang memadukan live shopping, media sosial, interaksi konsumen, dan penjualan produk secara digital. Foto: Madi/ AI

Mengapa Social Commerce Semakin Penting?

1. Konsumen Lebih Mudah Menemukan Produk

Perilaku konsumen digital terus berubah. Banyak orang menemukan produk bukan karena secara aktif mencarinya, tetapi karena melihat konten yang muncul di media sosial.

Video pendek, ulasan produk, tutorial, live shopping, dan konten kreator dapat menjadi pintu masuk bagi calon pelanggan.

Artinya, bisnis tidak selalu harus menunggu konsumen datang ke toko online. Bisnis juga dapat membawa produk langsung ke tempat konsumen menghabiskan waktu.

2. Video Lebih Mudah Menjelaskan Produk

Produk tertentu membutuhkan demonstrasi agar manfaatnya mudah dipahami.

Baca Juga :  Membangun Keunggulan Bersaing Melalui Inovasi Digital di Dunia Bisnis

Produk kecantikan, fashion, makanan, peralatan rumah tangga, elektronik, dan berbagai produk konsumen lainnya dapat ditampilkan melalui video secara lebih menarik dibandingkan sekadar foto dan deskripsi.

Laporan Google mengenai e-Conomy SEA 2025 menunjukkan bahwa kategori fashion dan aksesori serta beauty dan personal care menjadi kategori unggulan dalam video commerce Indonesia dan menyumbang hampir setengah GMV video commerce.

3. Kreator Membangun Kepercayaan

Konsumen saat ini tidak hanya mempertimbangkan iklan resmi dari perusahaan. Mereka juga melihat pengalaman orang lain sebelum membeli.

Baca Juga :  Tips Sukses Bisnis Online Terkini: Panduan Praktis untuk Pemula

Kreator, influencer, affiliate, dan pelanggan dapat membantu memperkenalkan produk melalui pengalaman yang lebih personal.

Konten seperti review, tutorial, unboxing, perbandingan produk, dan demonstrasi penggunaan dapat membantu calon konsumen memahami produk sebelum mengambil keputusan.

4. Interaksi Terjadi Secara Langsung

Salah satu keunggulan social commerce adalah adanya komunikasi dua arah.

Melalui komentar, live streaming, pesan langsung, maupun sesi tanya jawab, konsumen dapat memperoleh informasi secara lebih cepat.

Bagi bisnis, interaksi tersebut juga dapat menjadi sumber informasi untuk mengetahui pertanyaan, keluhan, dan kebutuhan pelanggan.