Bang Jeck

Perjuangan Petani Gula Aren Tak Semanis Gula Merah

Beginilah Proses awal mengambil air nira untuk diolah menjadi gula aren, dengan proses yang rumit dan memerlukan kesabaran. Foto : sidakpost.id/zakaria

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Proses petani gula aren boleh dibilang perjuangan sangat luar biasa. Pasalnya, untuk mendapat gula aren perlu air nira yang memerlukan proses yang begitu rumit.

Seperti yang diceritakan oleh bapak Syar’i seorang petani Aren Dusun Teluk Pandak, kecamatan Tanah Sepenggal, kabupaten Bungo. Ia menceritakan proses awal harus menyiapkan tangga sekaligus tali dimana untuk menyadap.

Baca JugaCukupi Kebutuhan Keluarga, Petani Aren di Bungo Berharap Ada Bantuan Pemerintah

“Karena proses menyadap air nira itu harus memerlukan tangga maka semua petani di sini wajib menyiapkan tangga agar bisa naik menyadap batang aren. Dalam proses yang bagus air nira banyak bunga batang aren bulat bulat sempurna,” ungkap Syar’i Jumat (26/5/2023).

Baca Juga :  Rivan : Laka Bus di Imogiri Mendapat Santunan Jasa Raharja

Setelah itu, bagian yang akan di ambil air Niranya dipukul pukul dari ujung hingg ke pangkal tandan bunga aren. Karena proses itu, untuk mempermudah keluarnya air nira yang akan masuk ke dalam wadah yang di siapkan.

Baca JugaGula Aren vs Gula Merah, Apa Saja Sih Perbedaannya?

“Jadi setelah semua proses kami lakukan barulah wadah yang sudah kami siapkan seperti bambu yang sudah dibersihkan itu kami lengket di tandan buah aren dimana sudah kami persiapkan untuk menampung air nira,” ujarnya.

Baca Juga :  Gusriyandi Rifa'i Serap Aspirasi Warga Reses Masa Sidang II

Senada disampaikan oleh bapak A Latip (61) seorang petani Aren yang disambangi oleh sidakpost.id juga menceritakan kalau proses pembuatan gula aren tidak semanis rasanya. Karena selain rumit, juga harus sabar karena ada waktu tertentu yang baik.

“Setelah semua proses kami lakukan baru iar nira segera di proses di dalam kuali besi besar dengan bahan bakar kayu yang keras agar hasil gulanya tetap bagus. Jadi kami, seluruh petani Aren di sini sangat berharap pemerintah bisa memberikan bantuan agar usaha kami bisa lancar,” katanya. (zek)