Penuh Keakraban, Bupati Dedy Putra Sambut Bupati Tanah Datar di Acara Silaturahmi IKTD 

Bupati Bungo sambut Bupati Tanah Datar, saat menghadiri silaturahmi dan Halal Bihalal Ikatan Keluarga Besar Tanah Datar Kabupaten Bungo. Foto : Istimewa

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Ikatan Keluarga Besar Tanah Datar (IKTD) Kabupaten Bungo menggelar Silaturahmi dalam rangka Halal Bihalal di Wisma Alisudin Rumah Dinas Bupati Bungo, Senin (20/4).

Acara yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, menjadi wadah penting bagi warga perantauan Tanah Datar di Kabupaten Bungo untuk berkumpul dan mempererat tali persaudaraan.

Kegiatan silaturahmi ini turut dihadiri langsung Bupati Tanah Datar, Eka Putra. Bupati Eka didampingi Ketua TP PKK Tanah Datar Ny. Lise Eka Putra.

Kehadiran Bupati Tanah Datar dan rombongan di sambut Bupati H. Dedy Putra dan Ketua TP PKK Kabupaten Bungo, Hj. Elza Kurniawati.

Baca Juga :  Terkait Surat Edaran Terbaru dari Gubernur, Ini Penjelasan Sekda Provinsi Jambi

Ketua IKTD Kabupaten Bungo, Hardius, menjelaskan, bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah untuk mempererat tali persaudaraan sesama warga asal Tanah Datar.

” Acara ini digelar bertujuan untuk mempererat silaturahmi antar warga Tanah Datar yang berada di Kabupaten Bungo dengan Pemerintah Kabupaten Bungo dan juga Kabupaten Tanah Datar. Kami mengucapkan terimakasih atas kehadiran para undangan, terkhusus Bapak Bupati Tanah Datar Eka Putra dan rombongan, begitu pula Bapak Bupati Bungo Dedy Putra,”Ujar Hardius.

Baca Juga :  MTQ di Pelepat Ilir, Sekda Mursidi : Mari Jadikan Al Qur'an Sebagai Pedoman Hidup

Sementara itu, Bupati Dedy Putra mengucapkan selamat datang di Bumi langkah Serentak Limbai Seayun Kabupaten Bungo kepada Bupati Tanah Datar, dan rombongan.

Bupati Dedy menjelaskan, bahwa di Kabupaten Bungo penduduknya bercampur dari berbagai suku yang ada di Indonesia (heterogen). Mulai dari penduduk asli Bungo, Minang, Jawa, Batak dan ada beberapa suku lainnya.

Dikatakan dia, Pemerintah Daerah Bungo juga tidak pernah membeda-bedakan suku yang satu dengan yang lainnya, semuanya diperlakukan sama termasuk warga Tanah Datar yang berada di sini.