Kenapa Nasi Goreng Buatan Pedagang Lebih Wangi? Ternyata Ini 5 Rahasia Memasaknya

Ilustrasi nasi goreng spesial dengan aroma harum dan cita rasa gurih, disajikan bersama telur mata sapi, kerupuk, dan lalapan segar. Foto: Madi/ Generate by AI

Bawang putih dan bawang merah merupakan dua bahan yang sering digunakan untuk menciptakan aroma gurih pada masakan.

Saat terkena panas, kedua bahan tersebut menghasilkan berbagai senyawa aroma yang membuat nasi goreng terasa lebih menggugah selera.

Untuk mendapatkan hasil maksimal, cincang atau haluskan bawang sebelum ditumis menggunakan sedikit minyak.

Masak dengan api sedang hingga aromanya keluar dan warnanya mulai berubah keemasan. Hindari menumis terlalu lama karena bawang yang gosong dapat menimbulkan rasa pahit.

Tambahkan cabai, kemiri, atau sedikit terasi apabila menginginkan cita rasa yang lebih kuat.

Baca Juga :  Kuliner Khas Sungai Batanghari, Sajian Autentik dari Tepi Sungai

3. Gunakan Wajan Panas agar Aroma Lebih Khas

Salah satu perbedaan nasi goreng pedagang dengan masakan rumahan terletak pada penggunaan wajan dan pengaturan panas.

Pedagang sering memasak menggunakan wajan besar dengan sumber panas yang cukup kuat. Teknik tersebut membantu mengurangi kelembapan nasi sekaligus mempercepat proses pemasakan.

Dalam dunia kuliner, aroma khas masakan tumis menggunakan wajan panas sering dikaitkan dengan istilah wok hei, yakni karakter aroma yang muncul dari proses memasak pada suhu tinggi.

Baca Juga :  Makanan Cepat Saji Berbasis Nabati Semakin Populer di Tahun 2025

Namun, penggunaan api besar tidak selalu menjamin nasi goreng lebih enak. Jika wajan terlalu panas atau bahan tidak segera diaduk, bumbu justru dapat hangus.

Untuk memasak di rumah, panaskan wajan terlebih dahulu, gunakan minyak secukupnya, lalu masak nasi dalam porsi kecil agar panas lebih merata.

4. Tambahkan Kecap dan Bumbu pada Waktu yang Tepat

Kecap manis menjadi salah satu bahan yang memberikan warna kecokelatan sekaligus rasa manis dan gurih pada nasi goreng Indonesia.