Sebagai BUMN yang mengemban mandat perlindungan dasar, Jasa Raharja tidak hanya menjamin santunan korban kecelakaan, tetapi juga aktif dalam upaya pencegahan melalui edukasi keselamatan berkendara, integrasi data kecelakaan, serta kolaborasi lintas sektor.
“Seluruh langkah ini merupakan wujud komitmen melayani sepenuh hati dan menghadirkan pelayanan prima, khususnya pada periode Idulfitri saat mobilitas masyarakat sangat tinggi,” tuturnya.
Melalui survei ini, seluruh pihak memastikan kesiapan infrastruktur, manajemen rekayasa lalu lintas, serta dukungan armada kapal dan fasilitas sandar guna mengantisipasi lonjakan pemudik. Pendekatan kolaboratif ini diharapkan mampu menekan potensi kepadatan dan risiko kecelakaan, sekaligus memperkuat rasa aman masyarakat dalam menjalankan tradisi mudik. (Ais)







