
SIDAKPOST.ID, JAKARTA – Harga emas dunia melonjak pada perdagangan Rabu (8/4/2026) seiring meredanya ketegangan geopolitik setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan gencatan senjata sementara dengan Iran.
Dilansir dari Bisnis.com, harga emas di pasar spot tercatat menguat 1,98% atau naik sekitar 93 poin ke level US$4.798,2 per troy ounce pada pukul 11.05 WIB.
Kesepakatan gencatan senjata tersebut menjadi katalis utama pergerakan harga emas. Trump disebut menyetujui penghentian serangan selama dua pekan sambil mengevaluasi proposal perdamaian yang diajukan Iran sebagai dasar negosiasi lanjutan.
Sentimen tersebut turut mendorong minat investor terhadap aset safe haven seperti emas, di tengah ketidakpastian global yang masih membayangi.
Di sisi lain, pasar keuangan global merespons beragam. Bursa saham tercatat menguat, sementara harga minyak dunia justru mengalami tekanan seiring meredanya kekhawatiran gangguan pasokan energi dari kawasan Timur Tengah.
Secara teknikal, penguatan harga emas yang menembus level US$4.800 per troy ounce dinilai membuka peluang kenaikan lanjutan. Sejumlah analis memproyeksikan harga emas berpotensi menguji level psikologis US$5.000 per ons apabila sentimen ketidakpastian global kembali meningkat.
Meski demikian, pelaku pasar masih mencermati perkembangan negosiasi lanjutan antara AS dan Iran. Status gencatan senjata yang bersifat sementara dinilai belum cukup kuat untuk meredam volatilitas pasar dalam jangka panjang. (Sum)






