Nandang mengatakan, pelaksanaan PM-AAS diprioritaskan pada lahan sawah yang berada di kawasan irigasi teknis.
Daerah yang ingin mengikuti program juga diminta melengkapi data luas tambah tanam (LTT), berkoordinasi dengan penyuluh pertanian, serta memastikan lahan telah terdata oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
Ia menambahkan, seluruh peserta nantinya akan mendapatkan pendampingan teknis dari tenaga pertanian agar penerapan sistem budidaya berjalan sesuai standar.
Sementara itu, Ketua Bidang Publikasi DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Tebo, Amir Said, mengatakan organisasinya berkomitmen mendukung program pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian.
Menurut Amir, tujuan utama Tani Merdeka Indonesia adalah mewujudkan kedaulatan pangan, meningkatkan kemandirian pertanian, serta mendorong kesejahteraan petani melalui penerapan teknologi dan praktik pertanian modern.
“DPD Tani Merdeka Indonesia berupaya membantu petani meningkatkan produktivitas dan pendapatan melalui akses terhadap teknologi, pelatihan, serta pengawalan berbagai program pemerintah agar tepat sasaran hingga ke tingkat desa,” ujar Amir Said. (adl)








