Diduga Overload, Kapal Sawit Karam di Tanjabtim, 3 ABK Belum Ditemukan

Tim SAR gabungan dari Basarnas Jambi melakukan pencarian terhadap tiga ABK yang hilang akibat kapal karam di Perairan Simbur Naik. Foto : Aisyah

SIDAKPOST.ID, TANJABTIM – Kecelakaan laut kembali mengguncang perairan Jambi. Kapal Motor (KM) Berkah Utama II yang mengangkut sekitar 40 ton kelapa sawit dilaporkan karam di Perairan Simbur Naik, Kecamatan Sabak Timur, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Kamis pagi (9/4/2026).

Kepala Kantor SAR Jambi, Adah Sudarsa
mengatakan peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 07.20 WIB, saat kapal tengah berlayar dari Desa Air Hitam menuju lokasi bongkar muat di kawasan Muara Sabak.

Di tengah perjalanan, kapal tiba-tiba kehilangan keseimbangan sebelum akhirnya tenggelam.

Baca Juga :  Sekda Sudirman Tekankan Peran Strategis Pramuka dalam Pembentukan Karakter Pemuda

“Dugaan sementara, kapal karam akibat kelebihan muatan (overload) sehingga tidak mampu menjaga stabilitas saat berada di perairan,” ungkapnya,

Akibat insiden ini, tiga anak buah kapal (ABK) dilaporkan hilang dan hingga kini masih dalam pencarian. Ketiganya merupakan warga Desa Air Hitam, yakni M. Lawi (36) selaku nahkoda, Umardi (20), dan Fajar (18).

Mendapat laporan kejadian, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Jambi langsung bergerak cepat dengan mengerahkan tim SAR gabungan ke lokasi.
Sebanyak 10 personel diberangkatkan menggunakan kapal RBB 01 pada pukul 11.25 WIB.

Baca Juga :  Siaga Khusus Lebaran, Basarnas Kerahkan Ratusan Personil 

Tim diperkirakan membutuhkan waktu sekitar empat jam untuk mencapai titik lokasi tenggelamnya kapal.

“Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, mulai dari Basarnas Jambi, Polairud Polda Jambi, Polres Tanjung Jabung Timur, Pos TNI AL Nipah Panjang, hingga nelayan setempat,” timpalnya.

Dijelaskan, untuk mempercepat pencarian, tim SAR mengerahkan sejumlah peralatan, seperti kapal cepat, kapal patroli, drone thermal untuk pemantauan udara, serta perlengkapan evakuasi medis.