Ancang-ancang Hadang Varian Omicron, Jangan Sampai Ekonomi Mundur Lagi

“Kalau antisipasi pemerintah cepat maka efek ke pertumbuhan ekonomi pada kuartal ke IV maupun tahun 2022 masih terjaga positif. Harapannya tidak ada PPKM ketat lagi di level 3 maupun 4,” papar dia.

Sejalan dengan hal tersebut, Bhima menekankan pentingnya mendukung pemulihan daya beli dengan berbagai program pemerintah seperti melanjutkan bantuan usaha produktif, bantuan subsidi upah dan kerja sama dengan platform digital untuk ketahanan UMKM, meskipun ada ancaman terhambatnya mobilitas ke tempat ritel fisik.

Pada kesempatan lain, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati juga berharap perbaikan ekonomi pada kuartal IV dan tahun depan bisa berlanjut sehingga mampu mencapai pertumbuhan ekonomi antara 3,5-4,0% pada tahun 2021.

Baca Juga :  Pebalap Astra Honda Kembali Kuasai Podium, Indonesia Raya Berkumandang di Balapan Asia

Hal tersebut karena pemerintah juga mendapat pembelajaran dari kasus varian delta dan melonjaknya kasus akibat libur nasional yang membuat perekonomian dalam negeri terpukul.

Baca Juga :  Wamenaker: Audit K3 Tak Boleh Ditawar, Ini Soal Nyawa dan Nasib Usaha

“Ini kinerja karena tentu saja dua kuartal yang sangat sulit yaitu kuartal pertama ketika kita juga melihat peningkatan kasus pasca Natal. Serta tahun baru, Maret lalu. Kemudian gelombang kedua Delta Varian tahun ini, antara Juli hingga pertengahan Agustus,” ucap Sri Mulyani. (pis)