Jasa Raharja Bukittinggi Tanamkan Budaya Tertib Lalu Lintas Sejak Dini di SD Muhammadiyah Sarilamak

Petugas Jasa Raharja Bukittinggi memberikan edukasi keselamatan berlalu lintas kepada siswa SD Muhammadiyah Fullday Sarilamak melalui pengenalan rambu lalu lintas dan pentingnya disiplin berkendara sejak usia dini. Foto: Humas Jasa Raharja

SIDAKPOST.ID, LIMA PULUH KOTA – PT Jasa Raharja Cabang Bukittinggi terus memperkuat upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas melalui edukasi kepada pelajar. Kali ini, sosialisasi keselamatan berlalu lintas digelar di SD Muhammadiyah Fullday Sarilamak, Kabupaten Lima Puluh Kota, sebagai bagian dari Program Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas (PPKL).

Kegiatan yang berlangsung pada 18 Juni 2026 tersebut dikemas secara interaktif agar mudah dipahami oleh para siswa sekolah dasar. Dalam sesi edukasi, peserta dikenalkan dengan berbagai rambu lalu lintas, pentingnya menggunakan helm saat berkendara maupun dibonceng, serta tata cara menyeberang jalan dengan aman.

Petugas Jasa Raharja Bukittinggi, Rayhan Aditya, mengatakan bahwa pembentukan budaya disiplin berlalu lintas harus dimulai sejak usia dini. Menurutnya, kebiasaan baik yang ditanamkan sejak kecil akan menjadi karakter positif ketika anak-anak tumbuh dewasa.

Baca Juga :  Gubernur Jambi Percepat Pengendalian Inflasi

“Menanamkan karakter disiplin berlalu lintas sejak dini merupakan investasi untuk menciptakan generasi yang lebih peduli terhadap keselamatan di jalan,” ujarnya.

Selain memberikan pemahaman kepada siswa, Jasa Raharja juga mengajak para guru untuk berperan aktif mengingatkan peserta didik dan orang tua mengenai pentingnya keselamatan saat berkendara. Edukasi tersebut diharapkan tidak berhenti di lingkungan sekolah, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di rumah.

Melalui Program PPKL, tenaga pendidik didorong menjadi pelopor keselamatan lalu lintas dengan menyisipkan pesan-pesan tertib berlalu lintas dalam proses belajar mengajar maupun saat siswa pulang sekolah.

Baca Juga :  Abdullah Sani : Hari Pertama Tak Masuk Kerja ASN Akan Kena Sanksi

Pihak SD Muhammadiyah Fullday Sarilamak menyambut baik kegiatan tersebut. Sekolah menilai edukasi keselamatan sejak dini menjadi langkah positif dalam membangun kesadaran siswa untuk menjaga diri saat berada di jalan raya.

Program sosialisasi ini juga melibatkan guru dan orang tua sebagai bagian dari upaya membangun sinergi dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas, khususnya di kalangan usia sekolah.

Jasa Raharja Bukittinggi menegaskan komitmennya untuk terus memperluas jangkauan edukasi keselamatan ke berbagai jenjang pendidikan. Langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan generasi muda yang memiliki budaya tertib berlalu lintas, sehingga dapat berkontribusi dalam menurunkan angka kecelakaan dan fatalitas di jalan raya. (Ais)