SIDAKPOST.ID, PASAMAN – PT Jasa Raharja Cabang Bukittinggi terus memperkuat upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas melalui program Safety Campaign di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat. Kegiatan yang digelar di Kantor Wali Nagari Aia Gadang, Kecamatan Pasaman, pada Rabu (24/6/2026) itu melibatkan aparatur kecamatan dan pemerintah nagari sebagai ujung tombak penyebaran edukasi keselamatan berkendara kepada masyarakat.
Program tersebut merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) Pasaman Barat yang sebelumnya digelar pada 17 Juni 2026. Dalam forum itu, berbagai pemangku kepentingan menyusun langkah preventif untuk menekan angka kecelakaan dan mengurangi fatalitas korban di wilayah Pasaman Barat.
Kepala PT Jasa Raharja Cabang Bukittinggi, Fravasta Andreas, mengatakan aparatur kecamatan dan nagari memiliki kedekatan yang kuat dengan masyarakat sehingga dinilai efektif menjadi perpanjangan tangan dalam menyampaikan pesan keselamatan berlalu lintas.
“Perangkat kecamatan dan nagari memiliki hubungan yang erat dengan masyarakat. Melalui mereka, edukasi keselamatan dapat disampaikan secara lebih luas dan menyentuh hingga ke tingkat keluarga,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan sosialisasi mengenai pentingnya mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan saat berkendara, serta meningkatkan kesadaran akan risiko kecelakaan di jalan raya.
Jasa Raharja juga menggandeng Kepolisian, Dinas Perhubungan, pemerintah daerah, dan FLLAJ sebagai bentuk kolaborasi lintas sektor dalam membangun budaya tertib berlalu lintas. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat pemahaman masyarakat terhadap regulasi lalu lintas sekaligus mendorong partisipasi aktif dalam menciptakan jalan yang lebih aman.
Melalui Safety Campaign ini, Jasa Raharja menegaskan komitmennya untuk terus mengedepankan langkah preventif melalui edukasi berkelanjutan. Dengan melibatkan aparatur nagari sebagai agen perubahan, perusahaan berharap angka kecelakaan lalu lintas di Pasaman Barat dapat ditekan secara signifikan dan tercipta budaya keselamatan berkendara yang semakin kuat di tengah masyarakat. (Ais)








