Tebo  

Kampanye Damai Pilkades 2026, Wabup Tebo Ingatkan Cakades Jangan Pecah Belah Masyarakat

Deklarasi Kampanye Damai Pilkades Serentak 2026 Kabupaten Tebo berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Tebo, Selasa (2/6/2026). Foto : Amir

SIDAKPOST.ID, TEBO – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Tebo menggelar Deklarasi Kampanye Damai sebagai komitmen bersama menciptakan pesta demokrasi desa yang aman, jujur, dan bermartabat.

Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Tebo, dihadiri para calon kepala desa (Cakades), panitia penyelenggara, unsur Forkopimda, camat, serta perangkat desa. Acara dibuka langsung oleh Wakil Bupati Tebo, Nazar Efendi, Selasa (02/6)2026).

Dalam sambutannya, Nazar Efendi menegaskan bahwa Pilkades bukan sekadar ajang perebutan jabatan, melainkan momentum memperkuat persatuan dan kebersamaan masyarakat desa.

Baca Juga :  Danramil 416-04/Pulau Temiang Ajak Warga Sukseskan Pilkades Serentak

Karena itu, seluruh calon kepala desa beserta tim pendukung diminta mengedepankan politik santun dan menjauhi praktik-praktik yang dapat memicu perpecahan.

“Kampanye damai ini bukan hanya seremonial belaka, tetapi merupakan komitmen bersama untuk mewujudkan Pilkades yang aman, jujur, adil, dan demokratis. Siapa pun yang terpilih nantinya adalah pilihan masyarakat yang harus dihormati bersama,” tegas Nazar.

Ia juga mengingatkan agar para kandidat tidak menyebarkan informasi yang bersifat provokatif maupun hoaks yang berpotensi merusak suasana kondusif di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Kenang Jasa Pahlawan, MWCNU Rimbo Bujang Santuni Janda Veteran 1945

“Mari kita ciptakan situasi yang kondusif selama pilkades berlangsung, biarkan lah masyarakat menentukan siapa yang akan menjadi pemimpin terbaik menurut nurani mereka, agar desa bisa lebih baik ke depan,” tutup Wabup.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Tebo, Abdul Malik, mengatakan deklarasi kampanye damai menjadi salah satu tahapan penting dalam pelaksanaan Pilkades Serentak 2026.