Siswi MAN 1 Bungo Berhasil Ciptakan Aplikasi Android Sederhana

Nurhafiza, siswi kelas XI MIPA 2 MAN 1 Bungo, saat mengembangkan aplikasi Android sederhana menggunakan platform MIT App Inventor di laboratorium komputer madrasah. Foto: Ahan

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Kreativitas siswa madrasah di bidang teknologi kembali menunjukkan perkembangan positif. Nurhafiza, siswi kelas XI MIPA 2 MAN 1 Bungo, berhasil menciptakan sebuah aplikasi Android sederhana menggunakan platform MIT App Inventor.

Pembuatan aplikasi tersebut merupakan bagian dari pembelajaran mata pelajaran Informatika/TIK di MAN 1 Bungo. Dalam prosesnya, Nurhafiza memanfaatkan MIT App Inventor, platform pengembangan aplikasi berbasis blok visual yang dikembangkan oleh Massachusetts Institute of Technology (MIT).

Melalui platform itu, pengguna dapat membuat aplikasi Android tanpa harus menulis kode pemrograman secara manual. Sistem visual berbasis blok yang digunakan memudahkan siswa memahami dasar-dasar pemrograman secara lebih interaktif.

Selama proses pengerjaan, Nurhafiza mempelajari berbagai tahapan penting mulai dari merancang tampilan antarmuka aplikasi, menentukan komponen yang dibutuhkan, hingga menyusun logika program menggunakan blok-blok perintah visual. Ia juga melakukan pengujian aplikasi langsung melalui perangkat Android miliknya.

Baca Juga :  Perdana, Bacalon Bupati Bungo Jumiwan Aguza, Ambil Formulir Partai Demokrat

“Saya sama sekali tidak menyangka bisa membuat aplikasi sendiri. Waktu pertama kali buka MIT App Inventor, saya bingung. Tapi setelah belajar pelan-pelan dan coba terus, ternyata seru banget. Rasanya puas sekali waktu aplikasi yang saya buat bisa jalan di HP saya sendiri,” ujar Nurhafiza.

Guru Informatika/TIK MAN 1 Bungo menjelaskan, proyek tersebut menjadi bagian dari pembelajaran logika komputasi dan dasar pemrograman yang telah dipelajari siswa sebelumnya. Menurutnya, siswa terlebih dahulu dibekali pemahaman mengenai algoritma dan alur program sebelum diterapkan dalam praktik pembuatan aplikasi Android.

Dalam proyek tersebut, siswa juga dilatih menguasai sejumlah kompetensi penting, di antaranya desain antarmuka aplikasi (UI design), penyusunan logika program berbasis blok visual, pemahaman konsep event-driven programming, pengujian aplikasi di perangkat Android, hingga dokumentasi hasil proyek.

Baca Juga :  Bupati Bungo H Mashuri Pimpin Upacara Hardiknas

Pihak madrasah memberikan apresiasi atas capaian Nurhafiza yang dinilai menjadi bukti bahwa madrasah mampu bersaing dalam pengembangan keterampilan teknologi dan digital. Kepala MAN 1 Bungo berharap pembelajaran Informatika/TIK di madrasah terus menghadirkan proyek-proyek inovatif yang relevan dengan perkembangan zaman.

Keberhasilan Nurhafiza diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan di bidang teknologi. MAN 1 Bungo juga menegaskan komitmennya dalam mendorong siswa menjadi kreator di era digital, bukan sekadar pengguna teknologi.

“Tujuan kami bukan mencetak programmer profesional dalam semalam, tetapi menumbuhkan pola pikir komputasional pada siswa. Ketika mereka berhasil membuat aplikasi sendiri, kepercayaan diri mereka meningkat drastis. Nurhafiza menjadi salah satu bukti bahwa siswa madrasah juga mampu berinovasi di bidang teknologi digital,” ujar guru pembimbing Informatika/TIK MAN 1 Bungo. (Sum)