Pantau Pelatihan di UPT BLK, Sekdis Nakertrans Bungo Beri Wejangan Kepada Peserta 

Sekretaris Dinas Nakertrans Suryadi, monitoring pelaksanaan pelatihan keterampilan kerja di UPT BLK Bungo. Foto : Julian

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnaketrans) Kabupaten Bungo, Suryadi, melakukan kunjungan monitoring pelaksanaan Pelatihan keterampilan kerja di UPT BLK Bungo, Senin (15/12).

Sekdis Suryadi didampingi Kepala UPT BLK Bungo, Yogi Sugama, menyaksikan langsung proses praktik pelatihan yang di biayai APBD Tahun Anggaran 2025.

Dalam kunjungan itu, Sekdis Suryadi juga turut berbincang sekaligus memberikan wejangan dan motivasi kepada peserta pelatihan.

Suryadi, mengatakan, kunjungan monitoring ini memastikan efektivitas pelatihan yang diselenggarakan di UPT BLK Bungo.

Baca Juga :  Wagub Jambi, Apresiasi Pengukuhan Pengurus Permato

Dikatakan Sekdis Suryadi, bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program strategis meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM). Salah satunya melalui program pelatihan berbasis kompetensi di UPT Balai Latihan Kerja (BLK).

” Semoga dengan pelatihan ini dapat menghasilkan lulusan yang berkompeten. Saya berharap para peserta dapat mengikuti kegiatan dengan baik dan bersungguh-sungguh, karena pelatihan ini adalah kesempatan yang berharga agar ilmu yang diperoleh selama pelatihan menjadi bekal untuk bekerja atau berwirausaha nanti,”Ujar Suryadi.

Kepala UPT BLK Bungo, Yogi Sugama mengucapkan terima kasih atas kunjungan tersebut. Ia mengatakan, pelatihan ini sebelumnya dibuka secara resmi oleh Bupati Bungo pada beberapa hari lalu.

Baca Juga :  Pemprov Bersama DPRD Jambi Resmi Tetapkan APBD Provinsi Jambi tahun 2023

Kegiatan pelatihan berlangsung selama lima hari. Melalui pelatihan singkat yang intensif dan terarah, peserta di bekali keterampilan sesuai bidang kejuruan.

” peserta pelatihan ini diikuti sebanyak 96 orang, terbagi atas enam sub kejuruan, diantaranya kejuruan Menjahit, Roti/Kue, Las Listrik, Listrik I, Listrik II, dan Komputer. Masing-masing per sub kejuruan (kelas) berjumlah 16 orang peserta,”Ungkapnya.