“Peringatan Hari Asyura di Masjid At Taqwa ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi umat Islam untuk memperdalam keimanan, meningkatkan amal ibadah, dan mengambil hikmah dari peristiwa bersejarah yang terjadi pada hari tersebut,” lanjutnya.
Dikatakannya, setiap yang berjiwa pasti alami kematian, merupakan salah satu firman Allah SWT tentang kematian. Dalam Al-Qur’an banyak lagi ayat yang menerangkan tentang kematian.
“Kematian akan dialami siapapun yang bernyawa, begitu juga jabatan, setiap yang mempunyai jabatan, baik itu Bupati, camat, Wagub dan seterusnya akan ada akhirnya. Momen ini tidak bisa dihindari, ditunda atau bahkan diprediksi kapan datangnya. Allah SWT memiliki hak prerogatif atas kematian makhluknya dan juga jabatan pasti akan di ganti,” kata Wagub Sani.
Pada kesempatan tersebut Wagub Sani juga mengajak semua yang hadir untuk shalawatan.
“Tujuan kita shalawatan untuk dapat rahmat dari Allah SWT, dengan shalawatan kita sudah menghormati dan memuliakan nabi kita, selain itu mendatangkan pahala juga membersihkan dosa-dosa kita yang pernah dilakukan, baik sengaja maupun tidak disengaja, insya Allah dihapuskan Tuhan,” pungkas Wagub Sani.
Sementara itu, Bupati Batang Hari yang diwakili Asisten I Sekda Kabupaten Batang Hari Muhammad Rifa’i dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jambi yang dalam hal ini Wakil Gubernur Jambi H.Abdullah Sani, telah hadir di Masjid At Taqwa Simpang Bajubang Laut Kelurahan Teratai, Muara Bulian, Kabupaten Batang Hari.
“Pemerintah Kabupaten Batang Hari sangat mensupport kegiatan agama yang bermanfaat bagi masyarakat di Kabupaten Batang Hari seperti tausiah ceramah dalam rangka Tabliqh Akbar Hari Asyura Tahun 1447 H dan pemberian santunan anak yatim dan Duafa,” katanya. (Ais)









