Perempuan, Puan Maharani dan Dunia

Indra mengatakan, forum ini merupakan pertemuan eksklusif karena hanya dihadiri ketua-ketua parlemen negara-negara ekonomi terbesar dunia.

“Perlu dilakukan pendekatan dengan para anggota P20 agar mereka semua dapat hadir dengan tingkat representasi tertinggi pada pertemuan P20 di Indonesia tahun depan,” ujarnya.

Sebagai informasi, Puan akan menyampaikan pendapat pada tiga sesi. Beberapa isu yang akan disampaikan oleh perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR itu, yakni upaya kerja sama, kolaborasi, dan koordinasi dalam menghadapi tantangan global.

Baca Juga :  Satu Unit Rumah di Kota Muara Bungo Terbakar, Seluruh Barang Ludes

Dalam pertemuan yang dihadiri para Ketua Parlemen negara-negara anggota G20, Indonesia mendapat giliran menyampaikan pendapat pada sesi pertama.

“Pandemi telah menyebabkan krisis kemanusiaan. Di 2020 tercatat 255 juta orang kehilangan pekerjaan dan 124 juta orang kembali ke kemiskinan,” kata Puan saat menyampaikan pendapat di forum P20. Ia menekankan ada beberapa hal yang P20 dapat lakukan guna mengangkat beban sosial dan menciptakan pekerjaan.

Baca Juga :  BEM Fisipol dan HIMIP UMB Gelar Aksi Galang Dana Korban Kesetrum

Pertama, kata Puan, dengan memperkuat laju pemulihan pandemi dan mempercepat vaksinasi global.

“Penanganan kesehatan adalah kunci pemulihan. Dunia memerlukan rencana global mengakhiri pandemi, termasuk global vaccination road map untuk mencapai distribusi vaksin secara adil dan merata,” ucapnya. (Pis)