Bungo  

Hari Ketujuh Ramadhan, Pasar Beduk Muara Bungo Dipadati Pemburu Takjil

Warga memadati Pasar Beduk di Taman Pusparagam, depan Museum Juang, Muara Bungo. Foto: Madi

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Suasana pasar beduk hari ketujuh Ramadhan 1447 Hijriah di seputaran lapangan pusparagam, kecamatan pasar Muara Bungo, kabupaten Bungo, dipadati warga untuk berburu takjil serta aneka menu berbuka puasa.

Pasar musiman yang selalu hadir setiap tahun ini mulai dipenuhi pembeli sejak pukul 15.00 WIB, sementara arus lalu lintas di sekitar lokasi terpantau agak macet hal ini karena meningkatnya aktivitas warga yang berburu menu berbuka puasa.

Berdasarkan pantauan sidakpost.id, Rabu (25/2/2026), terlihat lapak-lapak pedagang sudah mulai berjualan sejak pukul 15.00 WIB. Satu persatu warga berdatangan, baik menggunakan sepeda motor maupun yang menggunakan mobil, untuk membeli takjil hingga makanan berat.

Baca Juga :  Memaknai Puasa Melampaui Lapar Dan Haus

Beragam makanan dan minuman khas Ramadhan sudan tersaji, mulai dari kolak, gorengan, lauk siap saji, hingga aneka minuman segar seperti es buah dan es campur yang menjadi favorit menjelang azan magrib.

Salah seorang pedagang minuman, Mamak Wulan, mengaku dagangannya selalu habis setiap hari selama Ramadhan. Ia menjual berbagai macam jenis es untuk berbuka puasa.

“Alhamdulillah setiap hari habis terus. Kalaupun ada sisa sedikit, biasanya saya bagikan saja ke warga sekitar,” ungkap Mamak Wulan.

Hal serupa disampaikan Mamak Alum, pedagang keripik, mie Aceh, dan martabak menyebutkan tahun ini agak lancar dibandingkan ramadhan tahun lalu.

“Alhamdulillah lebih lancar dari tahun lalu. Pembeli ramai, dagangan juga cepat habis. Saya bersyukur sekali,” katanya.

Baca Juga :  Lapak Pasar Beduk, Disiapkan Depan Museum Juang Muara Bungo

Sementara salah seorang pengunjung, Fitri mengaku sengaja datang lebih awal ke pasar beduk agar tidak terjebak macet dan bisa leluasa memilih makanan untuk berbuka puasa.

“Kalau datangnya agak sore sedikit biasanya sudah ramai sekali. Jadi saya pilih datang jam tiga supaya bisa pilih-pilih. Di sini lengkap, dari takjil sampai lauk berat ada semua,” cetusnya.

Meski sempat menyebabkan kepadatan kendaraan di sekitaran pasar beduk, namun antusias warga tidak surut. Pasar beduk ini kembali membuktikan diri sebagai salah satu tradisi Ramadhan yang selalu dinanti masyarakat Muara Bungo dari tahun ke tahun. (Sum)