“ Melalui kegiatan ini kami ingin memperluas pemahaman masyarakat mengenai manfaat program BPJS Ketenagakerjaan. Muhammadiyah sebagai organisasi yang memiliki jaringan luas hingga tingkat desa dan kelurahan memiliki peran strategis dalam mendukung peningkatan perlindungan bagi para pekerja,” ujar Ahmad Bisyri.
Lebih lanjut, Ahmad Bisyri menegaskan bahwa kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya mendukung percepatan terwujudnya Universal Coverage Jamsostek (UCJ) di Kabupaten Bungo, yaitu kondisi ketika seluruh pekerja telah mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
” setiap pekerja diharapkan dapat bekerja dengan lebih aman, tenang, dan produktif karena terlindungi dari berbagai risiko sosial ekonomi yang mungkin terjadi,” tambahnya.
Peserta kegiatan yang terdiri dari pengurus dan anggota Muhammadiyah Bungo tampak antusias mengikuti diskusi. Berbagai pertanyaan terkait kepesertaan, manfaat program, prosedur klaim, hingga perlindungan bagi pekerja sektor informal menjadi topik yang dibahas dalam suasana santai dan interaktif.
Melalui kolaborasi dengan organisasi kemasyarakatan seperti Muhammadiyah, BPJS Ketenagakerjaan Muara Bungo optimis dapat memperluas cakupan Universal Coverage Jamsostek (UCJ) Kabupaten Bungo sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan bagi diri sendiri dan keluarga.
Sebagai bentuk komitmen dalam memberikan perlindungan menyeluruh kepada pekerja Indonesia, BPJS Ketenagakerjaan akan terus membangun sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan guna mewujudkan masyarakat pekerja yang terlindungi, sejahtera, dan produktif. (red)







