SIDAKPOST.ID, TEBO – Kemarahan emak – emak di Desa Paseban, di VII Koto Ilir, Kabupaten Tebo, tak bisa dibendung lagi. Pasalnya, puluhan emak emak menilai pendataan Bantuan Langsung Tunai (BLT) tidak merata.
Panataun dilokasi, puluhan emak -emak mendatangi kantor Desa Paseban dengan tujuan mempertantakan data BLT-DD tak merata. Dan juga emak – emak menilai dara tersebut juga tak tepat sasaran, Minggu (18/05/2020).
Menyikapi hal itu, BPD Paseban langsung menggelar mediasi dengan emak – emak dan pemdes Paseban. Dihadiri oleh pak Camat, Kapolsek, Babinsa, Pjs Kades dan aparat Desa, di aula kator Desa Paseban.
“Benar kita mendapatkan surat dari warga, bahwa hari ini warga akan mendatangi Kantor Desa menuntut pendataan BLT-DD agar didata ulang, warga menganggap data BLT DD yang ada sekarang ini belum valid dan belum tepat pada sasarannya,” ujar Khoirul Amzon anggota BPD Paseban.
Camat Vll Koto Ilir M.Syarif didepan emak- emak, mengatakan, bahwa data BLT DD Desa Paseban supaya valid akan di data ulang, sehingga dalam penyalurannya nanti BLT DD tidak terjadi masalah.
Emak – emak harap tenang dan jangan berprasangka buruk kepada pemdes Paseban, karena data BLT DD Paseban belum valid dan akan didata ulang. Kalau sudah valid baru pemdes salurkan dana BLT tersebut.
“Kepada pemdes Paseban untuk segara mendata ulang BLT – DD sehingga tidak tumpang tindih, sehingga penyaluran bantuan tersebut benar-benar tepat sasaran, ” pungkas Camat. (nwr)







