Lebih lanjut Mashuri berharap kepada pihak balai untuk dapat memperhatikan kondisi kota dalam kabupaten Bungo karena Kota Bungo merupakan kota kedua terbesar dalam provinsi jambi di bawah kota jambi.
Dikatakan, karena kondisi kota masih butuh pembangunan Drainase seperti kota jambi, hal ini dikarenakan apabila terjadi hujan maka terjadi genangan air di akibatkan buruknya saluran Drainase, dan masih ada beberapa titik wilayah kumuh.
“Kami mengharapkan perhatian dari pemerintah Provinsi dan Pusat, begitu juga jalan alternatif dari simpang Jambi menuju ke bangko atau jalan lingkar masih terjadi genangan air karena buruknya drainase,”ungkapnya.
Bupati menjelaskan Tahun 2021 pembangunan fisik atau infrastruktur Kabupaten Bungo hanya 23 Milyar itu sudah termasuk Dana DAK, hal tersebut dikarenakan Pemerintah masih mengutamakan penanganan Covid 19.
Kabupaten Bungo secara khusus ada 3 Bidang unggulan diantaranya,
Pertama Unggul di Bidang Kesehatan hal tersebut dapat dilihat dari ada 1 Rumah Sakit Tipe B yakni RSUD H. Hanafie dan 2 Rumah Sakit Swasta Tipe C.
“Ini terus kita tingkatkan kualitas sarana prasarana maupun kwalitas pelayanan, termasuk Dokter spesialis. Kemudian, unggul di Bidang Pendidikan dapat dilihat dari adanya 1 Universitas, 2 Akademi, dan 4 Institut. Serta unggul sebagai pusat perdagangan dapat dilihat Bungo memilik Bandara, memiliki banyak industri, dan memilik UMKM yang begitu tumbuh dengan banyak yang mendorong peningkatan ekonomi keluarga,” terangnya. (jul)









