Menurutnya, tambahan penerbangan ini juga akan memperkuat posisi Bandara Muara Bungo sebagai salah satu pusat konektivitas udara bagi wilayah barat Jambi.
Dukungan serupa disampaikan Bupati Kerinci Monadi bahwa, penerbangan harian menuju Jakarta akan memberikan banyak manfaat bagi masyarakat Kerinci, terutama dalam mendukung mobilitas, sektor pariwisata, dan aktivitas ekonomi.
“Kehadiran penerbangan setiap hari tentu akan sangat membantu mobilitas masyarakat, mempermudah akses wisatawan menuju Kerinci, serta membuka peluang investasi dan perdagangan yang lebih luas bagi daerah kita,” kata Monadi.
Sementara itu, Wali Kota Sungai Penuh Alfin menyebut kolaborasi tiga daerah tersebut sebagai langkah strategis dalam membuka peluang ekonomi baru, sekaligus memperkuat peran Bandara Muara Bungo sebagai pintu gerbang transportasi udara di wilayah barat Jambi.
“Dengan mulai beroperasinya Batik Air secara harian pada pertengahan Juni mendatang, masyarakat akan memiliki lebih banyak pilihan transportasi yang cepat, nyaman, dan efisien,” ujarnya.
Selain mempercepat waktu perjalanan, keberadaan rute baru ini juga diyakini mampu mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, memperkuat aktivitas UMKM dan perdagangan, serta meningkatkan daya tarik investasi di Kabupaten Bungo, Kabupaten Kerinci, dan Kota Sungai Penuh.
“Kerja sama tiga daerah ini menjadi contoh sinergi pembangunan lintas wilayah yang bertujuan meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan konektivitas transportasi udara,” cetusnya. (Jul)









