Gol Bunuh Diri Cameron Burgess Jadi Awal Petaka Australia, Amerika Serikat Melaju ke 32 Besar

Bek Australia, Cameron Burgess, mencetak gol bunuh diri yang membawa Amerika Serikat unggul pada laga Grup D Piala Dunia 2026 di Seattle Stadium. Foto: FIFA/ Getty Images

SIDAKPOST.ID, WASHINGTON – Nasib buruk menimpa bek Australia, Cameron Burgess, saat menghadapi Amerika Serikat pada laga kedua Grup D Piala Dunia 2026. Gol bunuh dirinya di babak pertama menjadi titik awal kekalahan Socceroos sebelum akhirnya takluk 0-2 di Seattle Stadium, Sabtu (20/6/2026) dini hari WIB.

Berdasarkan pengamatan Sidakpost.id melalui siaran langsung pertandingan, Australia sebenarnya datang dengan modal kemenangan pada laga pertama. Namun tekanan tinggi yang diperagakan tuan rumah membuat lini belakang Socceroos kesulitan mengembangkan permainan sejak menit-menit awal.

Petaka bagi Australia datang pada menit ke-11. Berawal dari aksi cepat penyerang Amerika Serikat, Folarin Balogun, yang menusuk dari sisi kiri pertahanan, sebuah umpan silang mendatar dikirim ke depan gawang.

Dalam upaya menghalau bola, Cameron Burgess justru salah mengantisipasi. Bola yang mengenai kakinya berbelok masuk ke gawang sendiri tanpa mampu dihalau kiper Patrick Beach. Skor berubah menjadi 1-0 untuk Amerika Serikat.

Baca Juga :  Manchester United Terpuruk! Rekor Buruk Berlanjut Usai Kalah 0-2 dari Crystal Palace

Gol bunuh diri tersebut membuat permainan Australia semakin tertekan. Amerika Serikat yang mendapat dukungan penuh puluhan ribu pendukungnya terus mendominasi jalannya pertandingan.

Menjelang turun minum, gawang Australia kembali kebobolan. Kali ini Alex Freeman mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan bola liar hasil tembakan Sergino Dest yang berubah arah akibat defleksi.

Sundulan Freeman pada menit ke-43 membawa Amerika Serikat unggul 2-0 hingga babak pertama berakhir.

Di babak kedua, Australia berupaya bangkit dan tampil lebih agresif. Sejumlah peluang berhasil diciptakan, namun rapatnya pertahanan Amerika Serikat membuat usaha tersebut tidak membuahkan hasil.

Pelatih Australia, Tony Popovic, mengakui timnya kalah dalam banyak duel sepanjang babak pertama sehingga sulit mengimbangi permainan lawan.

Baca Juga :  Hancur di Detik Terakhir! Inter Libas Barcelona Lewat Laga Berdarah 7 Gol Menuju Final Champions

“Mereka lebih cepat, lebih kuat, memenangkan hampir setiap duel dan bola kedua. Ketika itu terjadi, sangat sulit bagi kami untuk mendapatkan momentum permainan. Kami juga kebobolan dua gol yang seharusnya bisa dihindari,” ujar Popovic usai pertandingan.

Kekalahan ini membuat posisi Australia di Grup D belum sepenuhnya aman. Mereka masih berada di peringkat kedua dengan tiga poin dari dua pertandingan dan harus berjuang pada laga terakhir untuk memastikan tiket ke fase gugur.

Sementara bagi Amerika Serikat, kemenangan tersebut memastikan langkah mereka ke babak 32 besar Piala Dunia 2026. Tim asuhan Mauricio Pochettino kini memimpin klasemen Grup D dengan enam poin dari dua pertandingan. (Sum)