Kemnaker–Kowani Perkuat Sinergi untuk Peningkatan Keterampilan dan Akses Kerja Perempuan

Kemnaker dan Kowani menandatangani MoU penguatan pemberdayaan perempuan melalui peningkatan keterampilan dan akses kerja di Jakarta, Senin (25/5/2026). Foto: Biro Humas Kemnaker

SIDAKPOST.ID, JAKARTA — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperkuat sinergi dengan Kongres Wanita Indonesia (Kowani) dalam upaya memperluas pemberdayaan perempuan melalui penguatan keterampilan dan akses kerja.

Penguatan sinergi tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi, dan Ketua Umum Kowani, Nannie Hadi Tjahjono, di Jakarta, Senin (25/5/2026), yang disaksikan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Afriansyah Noor.

Wamenaker dalam sambutannya menegaskan bahwa kemitraan dengan organisasi masyarakat merupakan bagian penting dalam memperkuat pelaksanaan kebijakan ketenagakerjaan sekaligus meningkatkan efektivitas dan jangkauan program pemerintah dalam peningkatan kualitas SDM.

Baca Juga :  Kemnaker Fokuskan Empat Pilar Strategis Ketenagakerjaan 2026 Hadapi Transformasi Dunia Kerja

Ia menekankan pentingnya pelibatan berbagai pihak agar program pemerintah dapat berjalan lebih efektif dan menjangkau kelompok masyarakat yang lebih luas.

“Sinergi dengan berbagai pihak menjadi bagian penting agar program ketenagakerjaan dapat berjalan lebih optimal,” ujarnya.

Wamenaker menambahkan bahwa penguatan kerja sama dengan Kowani diharapkan dapat terus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Baca Juga :  164 TKA Tanpa RPTKA Terungkap, Kemnaker Denda Perusahaan Rp2,17 Miliar

Sementara itu, Ketua Umum Kowani, Nannie Hadi Tjahjono, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kerja sama dengan Kemnaker diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi perempuan, terutama melalui pelatihan dan peningkatan kompetensi.

Ia menekankan bahwa keterampilan menjadi kunci untuk meningkatkan taraf hidup sekaligus membuka peluang usaha mandiri.

“Saya ingin kerja sama ini benar-benar menghadirkan solusi nyata bagi perempuan,” ujarnya. (Syu)