SIDAKPOST.ID, BUNGO – Belasan pegawai Institut Administrasi dan Kesehatan Setih Setio (IAKSS) Muara Bungo mendatangi Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bungo, Jum’at (17/4).
Kedatangan mereka bertujuan untuk menyampaikan aspirasi terkait kondisi upah yang dinilai masih jauh di bawah standar minimum.
Belasan pegawai ini, disambut oleh Kabid Ketenagakerjaan Dinas Nakertrans, Saut Hutabarat.
Saut mengatakan, bahwa pihaknya telah bergerak cepat melakukan mediasi. Ia berharap, agar persoalan tersebut dapat diselesaikan dengan melalui komunikasi yang baik.
” Kami sudah melakukan mediasi dengan para pegawai. Langkah selanjutnya, kami menunggu klarifikasi resmi dari pihak Ketua Yayasan dan Rektor IAKSS untuk mencari solusi bersama,”Ujar Saut Hutabarat
Dikatakan Saut, berdasarkan aduan yang disampaikan, terkait persoalan penggajian yang di sama ratakan lama bekerja menjadi empat tahun. Padahal, mereka ada yang bekerja sudah ber puluhan tahun.
” Semua menjadi empat tahun, sementara mereka ada yang 14 tahun, 20 tahun, bahkan 28 tahun. Paling kecil 8 tahun,”ungkapnya.
Doni, salah satu perwakilan pegawai, menjelaskan, bahwa rekan-rekan yang mengadu memiliki masa bakti yang beragam, mulai dari 4 tahun hingga yang paling senior mencapai 20 tahun masa kerja.
Namun, Kata Doni, loyalitas tersebut belum berbanding lurus dengan kesejahteraan yang diterima.
” Saat ini gaji kami hanya Rp1,8 juta, angka ini jauh di bawah UMR. Harapan kami, ada kebijakan untuk menaikkan menjadi Rp2,5 juta. Kami rasa itu angka yang cukup maklum untuk dipertimbangkan,”ujar Doni. (jul)







