Bang Jeck

Jeritan 115 KK di Jaluko: 15 Hari Tanpa Air, Sampai Kapan Dibiarkan?

Kantor Pusat Perumda Air Minum Tirta Muaro Jambi di kawasan Sengeti. Distribusi air bersih dari perusahaan daerah ini dikeluhkan warga Kembar Lestari karena terhenti hingga 15 hari. Foto : Aisyah

SIDAKPOST.ID, MUARO JAMBI – Krisis air bersih melanda Perumahan Kembar Lestari I dan II, RT 28 dan RT 33, Desa Mendalo Darat, Kecamatan Jaluko, kabupaten Muaro Jambi.

Sebanyak 115 kepala keluarga (KK) terdampak setelah aliran air dari Perumda Tirta Muaro Jambi mati total selama sekitar 15 hari.

Kondisi ini membuat warga kesulitan memenuhi kebutuhan dasar, terutama mandi, cuci, dan kakus (MCK). Hingga kini, belum ada penjelasan resmi terkait penyebab terhentinya distribusi air tersebut.

Sejumlah warga menduga gangguan terjadi pada jaringan pipa distribusi yang mengarah ke kawasan Kembar Lestari.

Baca Juga :  Masnah Serahkan Tropi Pemenang Turnamen Mobile Legends Bupati Cup Milenial 2022

Pasalnya, aliran air ke wilayah lain seperti Kembar Lestari III dan Perumahan Masurai dilaporkan tetap normal.

Pantauan di lapangan, hanya sebagian kecil warga yang memiliki sumur bor pribadi sehingga tidak terlalu terdampak.

Sementara mayoritas warga harus berjuang mencari sumber air alternatif.

Ketua RT 28, Sutrisno, mengungkapkan bahwa krisis ini sudah berlangsung 15 hari dan sangat membebani warga.

“Kurang lebih sudah 15 hari air tidak hidup. Sempat mengalir dua hari lalu, tapi sangat kecil,” ujarnya, Minggu (12/4/2026).

Baca Juga :  Sejumlah Baliho di Bungo Diturunkan Bawaslu

Ia menambahkan, keluhan warga telah disampaikan ke pemerintah desa dan diteruskan ke pihak kecamatan hingga Perumda Tirta Muaro Jambi. Bahkan, pihak terkait sempat meminta data warga terdampak.

“Sudah kami sampaikan ke desa dan ditindaklanjuti ke direktur Perumda. Memang ada bantuan air bersih dari mobil tangki BPBD, tapi itu belum cukup memenuhi kebutuhan warga,” jelasnya.

Kekecewaan juga disampaikan warga lain. Mereka menilai layanan air bersih di kawasan tersebut memang kerap bermasalah, terutama saat akhir pekan.