Rektor IAI Tebo Hadiri FGD Nasional Senat PTKIN, Bahas Transformasi Kampus Islam Menuju Kelas Dunia

Rektor IAI Tebo Dr Nurhuda saat foto bersama dengan tokoh tokoh penting provinsi Jambi, dalam acara Focus Group Discussion, di Swiss Belhitel Jambi. Foto : Lalu

SIDAKPOST.ID, JAMBI – Rektor Institut Agama Islam Tebo Dr Nurhuda, turut ambil bagian dalam Focus Group Discussion (FGD) Forum Senat Akademik Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia yang digelar selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu, 17–19 November 2025, bertempat di Swiss-Belhotel Jambi.

FGD berskala nasional ini mengangkat tema besar “Membangun Kampus Kelas Dunia: Kebijakan dan Tantangan PTKIN Indonesia di Era Global dan Digital”.

Tema tersebut menjadi fokus diskusi para akademisi untuk merespons tantangan pengembangan PTKIN di tengah pesatnya perkembangan teknologi global.

Baca Juga :  Beri Dukungan Penuh, MPC PP Kota Terjunkan 1.034 Anggota Berjuang Menangkan CE-Ratu

Acara berlangsung meriah dan penuh antusiasme, Kegiatan ini dihadiri oleh para pimpinan dan sekretaris senat PTKIN se-Indonesia, serta perwakilan PTKIS dari seluruh Provinsi Jambi. Lebih dari 100 peserta hadir, terdiri dari pimpinan senat UIN, IAIN, STAIN, hingga PTKIS Kopertais Wilayah XIII.

Sejumlah tokoh penting turut hadir dan memberikan arahan, diantaranya Prof Dr Pagar, Ketua Forum Senat PTKIN se-Indonesia, Prof Dr Amien Suyitno, Dirjen Pendidikan Islam, Prof Dr Kasful Anwar, Rektor UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi dan Dr Al Haris, Gubernur Jambi.

Baca Juga :  Transparansi Progres Dumisake Jambi Mantap Gubernur Jambi

Gubernur Jambi Al Haris, membuka kegiatan secara resmi dalam sambutannya mengatakan, pihaknya mengapresiasi tinggi atas terselenggaranya forum strategis ini di Provinsi Jambi.

“ FGD ini memiliki arti strategis bagi masa depan PTKIN, bahwa PTKIN memegang peran penting dalam membangun sumber daya manusia yang berkarakter dan religius serta kompetitif, Pemprov Jambi berkomitmen untuk mendukung penguatan pendidikan keagamaan di era modern,” tegas Al Haris.