SPI Jambi: Membaca Integritas Secara Utuh di Tengah Penilaian yang Berbasis Persepsi

Yulfi Alfikri Noer S. IP., M. AP Akademisi UIN STS Jambi. Foto : Sri

Penurunan skor harus dibaca sebagai alarm perbaikan, bukan vonis kegagalan. Pengalaman tahun 2023, ketika Jambi menembus level integritas tertinggi sepanjang sejarahnya, menunjukkan bahwa kemajuan itu bukan kebetulan, tetapi buah dari konsistensi, tata kelola yang dibenahi, dan budaya organisasi yang mulai berubah.

Artinya, fondasi integritas itu sudah ada yang diperlukan sekarang adalah menyempurnakannya kembali.
Karena itu, membaca integritas Jambi tidak boleh terperangkap pada dinamika angka tahunan.

Integritas adalah proses multi-tahun yang ditopang data, evaluasi berkelanjutan, serta keberanian untuk mengakui dan memperbaiki keterbatasan.

Baca Juga :  AHM Luncurkan Pelumas Skutik Honda Makin Hemat dan Tepat

Ia bukan sekadar skor, melainkan perjalanan panjang membangun kepercayaan publik, memulihkan marwah birokrasi, dan memastikan bahwa setiap kebijakan mencerminkan etika layanan yang setia pada kepentingan rakyat.

Jambi pernah membuktikan bahwa ia mampu bangkit dan mencapai standar integritas tertingginya. Dengan koreksi kebijakan yang tepat, penguatan sistem PBJ, perbaikan pengawasan internal, serta stabilitas organisasi yang dijaga secara serius, Jambi bukan hanya berpeluang mengulangi capaian terbaiknya tetapi juga melampauinya.

Baca Juga :  Begini Kata UAH, Cara Menyelesaikan Masalah Kehidupan

Integritas adalah komitmen jangka panjang, dan Jambi sedang berada pada fase penting untuk memperteguh komitmen itu. (**)