Pasukan Oranye Bungo Sigap Bersihkan Tebaran Sampah Seusai Pawai, Namun Tak Ada Lembur

Tampak Petugas Kebersihan dengan sigap bersihkan sampah pasca pawai pembangunan dalam rangka HUT RI Ke-80 dengan jumlah 60 ton menuju TPA komandoi Koordinator lapangan Hilaili Fadli. Foto : Sari

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Setelah pawai pembangunan dalam rangka HUT RI Ke-80, Dinas Lingkungan Hidup, kabupaten Bungo langsung menerjunkan pasukan oranye (petugas kebersihan-red), Selasa (19/8/2025) dini hari.

Pantauan sidakpost.id di lapangan para petugas kebersihan dengan sigap untuk bersihkan tebaran sampah pasca pawai HUT RI Ke-80 Tahun 2025 di sejumlah titik di dalam kota Muara Bungo, hingga larut malam bersama Hilaili Fadli selaku koordinator lapangan.

Dari informasi yang diperoleh sekitar 60 ton sampah yang telah diangkut petugas kebersihan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sesuai pawai pembangunan.

Baca Juga :  Laka Maut Terjadi di Bungo, 2 Penumpang Meninggal

Hal tersebut dibenarkan oleh Zulkarnain Kabid Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup kabupaten Bungo bahwa tebaran sampah pasca pawai sudah diangkut ke TPA mulai tadi malam hingga pagi hari.

Ia menyebutkan, sebagian sampah pasca pawai pembangunan memang belum selesai dibersihkan karena memang tebaran sampah lebih banyak pada hari biasanya. Kalau petugas dipaksa malam hari kasian mereka karena tak ada jam lembur.

“Kalau untuk jam lebur tidak ada bagi petugas kebersihan karena memang tak ada anggaran. Jadi terpaksa mereka ini hanya dihitung jam kerja masuk jam 16.00 WIB selesai pukul 21.00 WIB,” ucap Zulkarnain, Selasa (19/8/2025) siang.

Baca Juga :  Polres Bungo Musnahkan 7 Rakit Dompeng, Serta Amankan 9 Unit Motor Milik Pekerja Peti

Dirinya juga berharap semua petugas kebersihan mulai dari pengangkut sampah, sopir, penyapu jalan, bersihkan parit, pembersihan rumput bisa ada juga tambahan pendapatan dari jam lembur.

“Kami ingin sekali memberikan lembur kepada petugas kebersihan pada hari hari tertentu tambahan pendapatan tapi, anggaran dari pemerintah daerah tidak ada, jadi kami tidak bisa berbuat banyak, ” ungkapnya.