Opini  

Mahasiswa Keluhkan Harga Beras Mahal, Mentan Langsung Menelepon Dirut Bulog: Simbol Respons Cepat atau Tata Kelola yang Efektif?

Riska Wirawan, S.Sos, M.Si  Dosen Prodi Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta. Foto: Sari

Peristiwa mahasiswa yang mengeluhkan mahalnya harga beras dan direspons langsung oleh Menteri Pertanian patut diapresiasi sebagai bentuk komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Namun, dari perspektif ilmu politik dan administrasi negara, keberhasilan pemerintahan tidak berhenti pada simbol kepedulian. Ukuran sesungguhnya adalah apakah respons tersebut mampu melahirkan kebijakan yang efektif, memperkuat tata kelola kelembagaan, dan membuat masyarakat benar-benar merasakan harga pangan yang stabil dan terjangkau. Dalam pemerintahan modern, telepon yang responsif oleh pejabat tinggi negara memang penting, tetapi sistem yang mampu bekerja tanpa harus selalu ditelepon jauh lebih penting.