SIDAKPOST.ID, BUNGO – Jembatan gantung sebagai urat nadi perekonomian warga Dusun Rantau Duku, kecamatan Rantau Pandan yang rusak akibat banjir kini kembali dibangun oleh Kodim 0416/Bungo Tebo, Rabu (25/02/2206).
Jembatan gantung panjang 144 meter ini tidak diterjang banjir sungai batang Bungo tahun 2023 silam menjadi akses pertanian warga setempat lumpuh total dan kini mendapat perhatian dari TNI AD.
Dandim 0416/Bute, Letkol Inf Yudi Susanto Yudhanto, menyampaikan bahwa pembangunan jembatan gantung ini merupakan wujud kepedulian TNI terhadap kesulitan masyarakat di wilayah teritorial.
“ Kita ingin akses perekonomian warga setempat kembali lancar maka dari itu jembatan ini harus dibangun kembali agar mobilitas ekonomi terus berjalan. Saat ini, progres pembangunan sudah 44 persen,” ucap Dandim.
” Kami optimistis pekerjaan ini dapat selesai tepat waktu sehingga masyarakat segera kembali menikmati akses yang aman dan layak,” tambah Dandim.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh proses pembangunan dilakukan dengan tetap mengedepankan kualitas konstruksi serta faktor keselamatan, agar jembatan dapat digunakan dalam jangka panjang dan tahan terhadap kondisi cuaca maupun debit sungai.
“Insya Allah kualitas jembatan gantung ini akan bertahan lama maka dari itu anggota yang bekerja maksimal supaya ketahanan jembatan bisa lebih lama,” tutupnya.
Sementara itu, Datuk Rio Dusun Rantau Duku Seh Kholik, mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasi kepedulian Kodim 0416/Bute yang telah membantu membangun kembali akses penting bagi masyarakat.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Kodim 0416/Bute yang kini sedang membangun kembali jembatan gantung dusun kami. Sepeti kita tahu jembatan ini sebagai urat nati ekonomi masyarakat,” ungkapnya.








