Jangan Mudah Menolak Nasihat, Ini Makna Perumpamaan Keledai Liar dalam Al-Qur’an

Ilustrasi seorang Muslim merenungkan ayat Al-Qur'an, dengan gambaran keledai liar yang berlari ketakutan dari singa, sebagaimana perumpamaan orang yang berpaling dari peringatan Allah SWT dalam Surat Al-Muddatstsir ayat 49–51. Foto: Madi/ Generate by AI

Dalam kehidupan bermasyarakat, nasihat tidak selalu datang dari orang yang lebih tua, memiliki jabatan tinggi, atau berpendidikan lebih baik. Masukan yang bermanfaat juga dapat disampaikan oleh siapa saja.

Karena itu, seseorang perlu membedakan antara kritik yang bertujuan memperbaiki keadaan dengan perkataan yang memang dimaksudkan untuk merendahkan orang lain.

Nasihat yang benar sepatutnya dipertimbangkan secara bijaksana, bukan langsung ditolak hanya karena terasa kurang menyenangkan.

Baca Juga :  Lima Golongan yang Dicintai Allah SWT Menurut Alquran

Begitu pula ketika memberikan nasihat kepada orang lain. Penyampaiannya harus memperhatikan adab, menggunakan bahasa yang santun, serta tidak mempermalukan pihak yang dinasihati.

Baca Juga :  Doa dan Usaha: Kunci Membuka Pintu Rezeki dalam Islam

Pada akhirnya, pelajaran dari ayat tersebut mengingatkan bahwa kemampuan menerima nasihat merupakan bagian penting dalam memperbaiki diri.

Sebagaimana pesan Imam Al-Ghazali, tantangan terbesar seseorang bukan hanya mampu memberikan nasihat, tetapi juga bersedia menerima nasihat yang benar meskipun terkadang terasa pahit.

Editor: Madi