“Menjamin pasien safety serta memudahkan Dinas Kesehatan melakukan monitoring terhadap fasilitas pelayanan kefarmasian yang ada di wilayah kerja,” ungkapnya.
Di samping itu, juga menjamin pasien aman serta memudahkan Dinas Kesehatan melakukan monitoring terhadap fasilitas pelayanan kefarmasian yang ada di wilayah kerja. ” Seminar ini menghadirkan Ketua PD PAFI Provinsi Jambi,” katanya.
Sementara, Bupati Bungo yang di wakili Asisten I Setda Zulfadli berharap data yang ada di sarana pelayanan kefarmasian khususnya toko obat, penyediaan obat dan perizinan dapat terus di update oleh pemilik.
Menurut nya, tenaga kefarmasian yang bertugas, nanti data tersebut dapat diakses oleh pemerintah kabupaten, provinsi dan pemerintah pusat, untuk kemudian memberikan kemudahan dalam melaksanakan monitoring dan evaluasi serta pembinaan kepada setiap toko obat di Kabupaten Bungo.
“Pentingnya kegiatan pada hari ini demi memberikan bekal kepada tenaga kesehatan dan Pemerintah Kabupaten Bungo dalam menyediakan akses data yang akurat dan akuntabel terkait dengan perijinan pada fasilitas pelayanan kefarmasian di kabupaten Bungo,”katanya. (Jul)







