Messi, Mbappe hingga Yamal Siap Jadi Penentu, Empat Raksasa Berebut Tiket Final Piala Dunia 2026

Jude Bellingham, Lionel Messi, Kylian Mbappe, dan Lamine Yamal diprediksi menjadi pemain kunci bagi negaranya masing-masing pada semifinal Piala Dunia FIFA 2026. Foto: FIFA

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Piala Dunia FIFA 2026 memasuki fase paling menentukan. Empat tim terbaik, yakni Argentina, Inggris, Prancis, dan Spanyol, akan saling berhadapan di babak semifinal untuk memperebutkan dua tiket menuju partai final.

Berdasarkan pantauan sidakpost.id, duel semifinal akan diawali pertandingan Prancis melawan Spanyol, kemudian dilanjutkan laga klasik antara juara bertahan Argentina menghadapi Inggris sehari berselang.

Semifinal kali ini dipastikan menyajikan pertarungan para pemain terbaik dunia. Lionel Messi, Julian Alvarez, Harry Kane, Jude Bellingham, Kylian Mbappe, Ousmane Dembele, Lamine Yamal, hingga Rodri diprediksi menjadi sosok yang dapat menentukan nasib negaranya masing-masing.

Dalam rilis resmi FIFA, para pemain bintang tersebut menyampaikan optimisme dan tekad mereka menjelang pertandingan semifinal.

Kapten Argentina, Lionel Messi, mengaku laga melawan Inggris akan menjadi pengalaman baru dalam kariernya karena belum pernah bertemu The Three Lions di ajang Piala Dunia.

“Ini akan menjadi pertandingan yang spesial karena saya belum pernah bermain melawan Inggris. Mereka juga merupakan tim hebat, salah satu kekuatan sepak bola dunia. Selalu menyenangkan bermain menghadapi tim seperti mereka. Terlebih lagi ini adalah semifinal Piala Dunia yang menjanjikan pertandingan luar biasa,” ujar Messi.

Rekan setimnya, Julian Alvarez, berharap mampu melanjutkan performa terbaiknya setelah tampil impresif sepanjang fase gugur.

“Gol yang saya cetak sangat penting. Saya merasa permainan saya terus berkembang sepanjang Piala Dunia dan berharap bisa tampil lebih baik lagi di semifinal. Yang paling penting adalah tim meraih kemenangan, tetapi sebagai penyerang saya tentu ingin membantu dengan mencetak gol. Rasanya sangat emosional dan saya hanya bisa membayangkan bagaimana kegembiraan masyarakat di Argentina,” kata Alvarez.

Baca Juga :  Haaland Cetak Dua Gol, Norwegia Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Di kubu Inggris, Harry Kane menegaskan skuad The Three Lions memiliki tekad besar untuk mengakhiri penantian panjang meraih gelar juara dunia.

“Ini adalah periode yang sangat sukses bagi tim nasional kami. Kami ingin mengambil langkah terakhir. Selama enam pekan terakhir kami telah bersama dan memberikan segalanya setiap hari demi lambang di dada kami,” ujar Kane.

Sementara Jude Bellingham mengaku bangga dengan perjuangan seluruh rekan setimnya sepanjang turnamen.

“Mungkin ini melampaui mimpi terbesar saya. Saya memang selalu percaya diri, tetapi tidak pernah membayangkan akan menjalani pertandingan seperti ini. Senang rasanya bisa memberi dampak bagi tim, namun saya jauh lebih bangga melihat bagaimana seluruh pemain terus berjuang apa pun situasi yang kami hadapi,” tutur Bellingham.

Di semifinal lainnya, Prancis kembali mengandalkan ketajaman Kylian Mbappe. Meski banyak yang menjagokan Les Bleus menjadi juara, ia meminta seluruh pemain tetap fokus hingga akhir turnamen.

“Kami baru bisa merasa tenang jika berhasil menjadi juara. Kami tidak boleh lengah sebelum itu terjadi. Masih banyak yang harus kami buktikan jika ingin diakui sebagai tim yang benar-benar tak terkalahkan,” tegas Mbappe.

Baca Juga :  Mazraoui Bongkar Rahasia Maroko Bangkit dan Singkirkan Belanda di Piala Dunia 2026

Ousmane Dembele menilai perkembangan performanya tidak lepas dari permainan kolektif tim.

“Saya sangat bahagia. Saya merasa nyaman dengan peran saya bersama tim nasional Prancis maupun Paris Saint-Germain. Saya merasa semakin kuat seiring berjalannya turnamen, tetapi kepentingan tim selalu menjadi yang utama,” ucap Dembele.

Di kubu Spanyol, Lamine Yamal menegaskan timnya tidak gentar menghadapi Prancis meski lawan yang dihadapi merupakan salah satu favorit juara.

“Sejak awal turnamen banyak orang menantikan pertandingan ini. Bagi saya, ini adalah pertemuan dua tim terbaik di Piala Dunia. Kami tidak takut. Jika ada tim yang mampu mengalahkan Prancis, saya yakin itu adalah kami,” kata Yamal.

Sementara Rodri menilai laga melawan Prancis akan menjadi ujian terberat Spanyol di Piala Dunia 2026.

“Prancis mungkin akan menjadi ujian terberat kami. Namun kami sangat termotivasi dan bertekad memenangkan pertandingan ini. Kami harus bermain dengan kekuatan kami sendiri. Prancis adalah tim hebat, tetapi kami juga demikian,” ujar Rodri.

Empat negara dengan sejarah panjang di pentas sepak bola dunia kini tinggal selangkah lagi menuju partai final. Pengalaman para pemain senior, dipadukan dengan semangat generasi muda, dipastikan membuat semifinal Piala Dunia FIFA 2026 menjadi salah satu pertandingan paling dinantikan oleh pecinta sepak bola di seluruh dunia. (Sum)