Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-61, Loka POM Bungo Ajak Warga Buang Sampah Obat dengan Benar

Tim Loka POM di Kabupaten Bungo bersama mitra terkait meluncurkan gerakan "Ayo Buang Sampah Obat" (ABSO) pada perayaan Hari Kesehatan Nasional ke-61 di Lapangan Ex-MTQ, Bungo. Foto: Madi

SIDAKPOST.ID, BUNGO –  Bandan POM, Loka Pengawas Obat dan Makanan kabupaten Bungo ajak masyarakat untuk membuang sampah obat secara benar dan bertanggung jawab.

Hal tersebut disampaikan saat peringatan hari kesehatan nasional (HKN) ke -61 yang dipusatkan di lapangan ex MTQ kabupaten Bungo, Minggu (23/11/2025).

Momen tersebut Loka POM kabupaten Bungo menggalakan gerakan “Ayo Buang Sampah Obat (ABSO)” tidak sembarangan tempat.

Kepala Loka POM Bungo, Pernanda Sapryanoki dalam kesempatan tersebut
menegaskan pentingnya edukasi dan partisipasi masyarakat dalam pembuangan obat yang kedaluwarsa atau yang sudah tidak digunakan.

Baca Juga :  Rakor Forkopimda se-Provinsi Jambi, Bupati Bungo Sampaikan Ini ke Gubernur

Banyaknya sampah obat yang dibuang sembarangan memberikan risiko serius, tidak hanya mencemari lingkungan, tetapi juga membuka peluang penyalahgunaan obat.

“Melalui ABSO, kita ingin masyarakat lebih peduli dan memahami cara pembuangan sampah obat yang benar dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Dijelaskan, program ABSO merupakan inisiatif Badan Pengawas Obat dan dan Makanan dengan menggandeng Dinas terkait, serta organisasi profesi seperti Ikatan Apoteker Indonesia (IAI).

Baca Juga :  Pemkot Jambi Evaluasi DAK Fisik 2021 dan Pelaksanaan DAK Fisik 2022

“Kegiatan ini mengajak seluruh masyarakat untuk membuang sampah obat dengan benar, demi melindungi lingkungan dan mencegah resistensi antimikroba,” ungkap
Pernanda.

Lebih jauh kata dia, sampah obat yang tidak dikelola dengan baik berpotensi mencemari lingkungan, membuka peluang penyalahgunaan obat oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Momentum hari kesehatan nasional ke-61 mari kita bersama sama untuk peduli agar semua sampah obat bisa dibuang dengan tepat di tempat pembuangan secara benar dan bertanggung jawab,” tutupnya. (del)