Reses Anggota DPRD Jadi Ruang Aspirasi Penolakan Geothermal Masyarakat Pandai Sikek

Anggota DPRD Kabupaten Tanah Datar, Dedi Irawan, A.Md, Sutan Rajo Angek, melaksanakan kegiatan reses masa sidang III di Nagari Pandai Sikek. Foto: Rizki

Kami akan menyampaikan secara lisan dan tulisan aspirasi ini kepada pihak-pihak terkait. Kepercayaan masyarakat tidak akan kami sia-siakan, karena kami dari dan untuk masyarakat Pandai Sikek,” ujarnya.

Ketua BPRN juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Dedi Irawan yang telah melibatkan BPRN dalam kegiatan reses ini. Ia berharap agar sinergi antara pemerintah, tokoh masyarakat, dan generasi muda terus terjaga untuk melindungi alam dan lingkungan, sejalan dengan Asta Cita ke-8 Presiden Prabowo, yakni menjaga kelestarian alam dan sumber daya nasional.

Dalam sesi dialog, perwakilan pemuda Pandai Sikek, Roli Saputra, juga menyampaikan pandangannya.

Baca Juga :  Ketua Komisi III DPRD Merangin Gelar Reses di Desa Nalo Gedang

Kami para pemuda tidak ingin hanya jadi penonton. Kami ingin ikut menjaga tanah ini, karena di sinilah sumber kehidupan kami. Semoga apa yang disampaikan hari ini benar-benar sampai ke telinga pemerintah,” ujarnya penuh semangat.

Kegiatan reses ini ditutup dengan suasana penuh kekeluargaan. Di akhir acara, masyarakat menyampaikan harapan agar seluruh unsur pemerintahan benar-benar mendengarkan suara rakyat bawah, terutama dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat adat. Masyarakat Pandai Sikek menegaskan bahwa perjuangan menolak geothermal bukan sekadar menolak proyek, tetapi menjaga marwah, adat, dan keseimbangan alam yang menjadi sumber kehidupan sejak turun-temurun.

Baca Juga :  Bawaslu Tebo, APK Caleg Diluar Zona Akan Dibongkar Paksa

Mereka berharap agar ke depan pemerintah daerah, legislatif, dan seluruh pihak terkait dapat berdiri di sisi rakyat, mendukung perjuangan masyarakat dalam mempertahankan tanah ulayat dan lingkungan dari ancaman eksploitasi yang tidak berpihak pada kepentingan publik — agar pemerintah berdiri bersama masyarakat, bukan berdiri untuk oligarki. (Rar)