SIDAKPOST.ID, TEBO – Institut Agama Islam (IAI) Tebo kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung literasi keuangan generasi muda. Melalui kegiatan Product Matching Sektor Pasar Modal yang digelar di Kampus IAI Tebo pada Selasa (30/9/2025), program ini menjadi bagian dari implementasi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Tebo.
Acara tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Rektor IAI Tebo Dr. Nurhuda, S.Pd., M.Pd., Sekretaris Daerah Kabupaten Tebo Dr. Sindi, SH., MH., perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jambi Agus Setiawan Wibowo, perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Jambi Rena Novita, serta HS Aprian dari Bank Mandiri Branch Marketing. Turut hadir jajaran pimpinan, dosen, staf, dan mahasiswa IAI Tebo.
Dalam sambutannya, Rektor IAI Tebo Dr. Nurhuda mengutip QS Al Qashash ayat 77 sebagai pengingat pentingnya keseimbangan antara urusan dunia dan akhirat.
“Literasi keuangan dan pemahaman pasar modal serta pengelolaan harta yang baik adalah ikhtiar duniawi yang bernilai ibadah, apabila diiringi niat yang benar dan kejujuran,” ungkap Dr. Nurhuda.
Ia menegaskan, kegiatan ini sangat relevan dengan kebutuhan mahasiswa saat ini. Generasi muda, khususnya mahasiswa, dituntut memahami instrumen keuangan dan investasi yang sehat agar dapat merencanakan masa depan yang sejahtera sekaligus memberi manfaat bagi masyarakat.
“Apresiasi disampaikan kepada OJK dan BEI serta Bank Mandiri atas kolaborasi yang terjalin. IAI Tebo siap menjadi mitra strategis memperkuat literasi keuangan masyarakat, baik melalui edukasi dan riset maupun pendampingan. Sejalan dengan visi kampus untuk melahirkan lulusan yang bukan hanya berdaya saing dalam bidang keilmuan Islam, tetapi juga cakap dalam menghadapi tantangan ekonomi modern,” kata Rektor IAI Tebo.
Mahasiswa pun menyambut antusias kegiatan ini. Mereka tidak hanya mendapatkan materi dari OJK dan BEI mengenai peluang investasi di pasar modal, tetapi juga diperkenalkan dengan berbagai produk keuangan yang aman dan sesuai regulasi.
Menurut Dr. Nurhuda, antusiasme mahasiswa menunjukkan kesadaran baru bahwa literasi keuangan adalah kebutuhan mendesak di era global.
“Melalui kegiatan ini diharapkan tumbuh generasi muda Tebo yang cerdas finansial, bijak dalam berinvestasi, dan mampu berkontribusi pada pembangunan ekonomi daerah. Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan industri jasa keuangan diyakini akan memperkuat inklusi keuangan di Kabupaten Tebo,” pungkasnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Tebo, Dr. Sindi, yang berkesempatan membuka acara, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menekankan tiga poin penting, yakni apresiasi kepada Rektor IAI Tebo, dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan di kampus sebagai wadah edukasi keuangan, serta pentingnya pendidikan keuangan agar mahasiswa memahami investasi yang benar dan bermanfaat.
“Investasi bukan hanya urusan keuntungan materi, tapi juga bagaimana anak-anak muda kita bisa berpikir visioner, mandiri, dan bertanggung jawab dalam mengelola keuangan,” tutup Sekda Tebo. (adl)








