2. Menggunakan Aplikasi dan Perangkat Digital
Kemampuan mengoperasikan perangkat digital merupakan fondasi dari berbagai keterampilan teknologi lainnya.
Hal sederhana seperti mengelola file, menggunakan pengolah kata, membuat presentasi, memakai spreadsheet, mengatur penyimpanan, hingga memasang dan menggunakan aplikasi dapat memberikan manfaat besar dalam kehidupan sehari-hari.
Keterampilan ini tidak harus selalu tingkat lanjut. Yang terpenting adalah memahami fungsi dasar perangkat dan mampu memanfaatkannya sesuai kebutuhan.
UNESCO juga memasukkan pengoperasian perangkat dan perangkat lunak sebagai salah satu area kompetensi dalam Digital Literacy Global Framework.
3. Berkomunikasi Secara Efektif di Dunia Digital
Komunikasi kini tidak hanya dilakukan secara tatap muka. Email, aplikasi pesan, konferensi video dan berbagai platform digital telah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari.
Karena itu, kemampuan berkomunikasi secara digital perlu diperhatikan. Menulis pesan dengan jelas, memilih saluran komunikasi yang tepat, memahami etika dalam percakapan daring dan menghargai privasi orang lain merupakan bagian dari keterampilan tersebut.
Kemampuan berkomunikasi dan berkolaborasi melalui teknologi juga menjadi salah satu kompetensi utama dalam kerangka literasi digital UNESCO.
4. Menjaga Keamanan dan Privasi Digital
Semakin banyak aktivitas dilakukan secara online, semakin penting pula kemampuan menjaga keamanan akun dan data pribadi.
Pengguna perlu memahami pentingnya menggunakan kata sandi yang kuat dan berbeda untuk akun penting, mengaktifkan autentikasi tambahan ketika tersedia, berhati-hati saat membuka tautan, serta tidak sembarangan memberikan informasi pribadi.
Keamanan digital juga mencakup kemampuan mengenali upaya penipuan, akun palsu, pesan mencurigakan dan berbagai bentuk manipulasi di internet.
Dalam kerangka UNESCO, keamanan mencakup perlindungan perangkat, data pribadi dan privasi, kesehatan serta kesejahteraan pengguna.









