Sumbar  

Ketua Terpilih PERTI Sumbar Silaturahmi dengan Ketua Domisioner, Mantapkan Persiapan Pelantikan Kepengurusan Baru

Ketua PD PERTI Sumbar terpilih, Buya Drs. Afrizal Moetwa, MA (kedua dari kanan) bersilaturahmi dengan Ketua PD PERTI Sumbar domisioner, Buya Prof. Dr. H. Sufyarma Marsidin, M.Pd (kedua dari kiri), di Padang. Foto: Rizki

SIDAKPOST.ID, PADANG – Suasana hangat penuh persaudaraan mewarnai pertemuan antara Ketua Pimpinan Daerah Persatuan Tarbiyah Islamiyah (PD PERTI) Sumatera Barat terpilih, Buya Drs. Afrizal Moetwa, MA dengan Ketua PD PERTI Sumbar domisioner, Buya Prof. Dr. H. Sufyarma Marsidin, M.Pd yang juga Rektor Universitas Ekasakti (UNES) Padang, Selasa (16/9/2025).

Pertemuan ini menjadi momentum penting yang meneguhkan semangat kesinambungan kepemimpinan di tubuh PERTI Sumbar.

Dalam kesempatan itu, Buya Afrizal Moetwa secara resmi menyampaikan rencana Pelantikan Pengurus PD PERTI Sumbar Masa Bakti 2025–2030, yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, (18 /10/ 2025 )mendatang di Gedung Bagindo Aziz Chan, Padang. Kehadiran Ketua Steering Committee (SC) Muhammad Arif, S.HI dan Sekretaris Panitia Zulnaidi, SH dalam silaturahmi tersebut menjadi penanda keseriusan panitia dalam memastikan acara besar ini berjalan khidmat, tertib, dan bermakna.

Baca Juga :  Terduga Mutilasi di Sungai Batang Anai Ditangkap, Korban Bertambah Jadi Tiga Orang

Rencana pelantikan itu juga mendapat dukungan penuh dari Ketua Dewan Pembina PD PERTI Sumbar, Bapak Fadly Amran, Datuk Paduko Malano, yang juga Wali Kota Padang. Dukungan ini memperkuat harapan agar kepengurusan baru PERTI Sumbar mampu menghadirkan semangat kebersamaan, pembaruan, serta kontribusi nyata dalam bidang pendidikan, dakwah, dan sosial kemasyarakatan di Ranah Minang.

Baca Juga :  Simpan Sabu di Rumah Kontrakan, Kare Ditangkap Polisi

Dalam sambutannya, Buya Prof. Dr. H. Sufyarma Marsidin, M.Pd memberikan apresiasi atas kunjungan ketua terpilih. Ia menekankan pentingnya menjaga kesinambungan kepemimpinan agar PERTI semakin kokoh dan relevan.

“PERTI harus terus menjadi rumah besar bagi umat, tempat tumbuhnya kader ulama, cendekiawan, dan pemimpin yang berakar pada nilai keislaman serta kearifan lokal Minangkabau. Kepemimpinan yang berkesinambungan adalah kunci agar organisasi ini tetap solid dan relevan di tengah perubahan zaman,” ujar Buya Prof. Sufyarma.