3. Aktifkan verifikasi dua langkah
Verifikasi dua langkah memberikan lapisan perlindungan tambahan ketika akun WhatsApp didaftarkan kembali. Pengguna dapat mengaktifkan fitur ini melalui menu pengaturan akun.
Caranya, buka WhatsApp, pilih Setelan atau Pengaturan, masuk ke Akun, kemudian pilih Verifikasi dua langkah. Ikuti petunjuk yang muncul pada layar.
Gunakan PIN atau kata sandi yang sulit ditebak dan jangan memakai kombinasi sederhana seperti tanggal lahir atau angka berurutan. Jika tersedia, tambahkan alamat email pemulihan yang aman dan masih dapat diakses.
4. Periksa perangkat yang terhubung
Akun WhatsApp dapat digunakan pada perangkat lain melalui fitur perangkat tertaut. Karena itu, pengguna perlu memeriksa daftar perangkat yang memiliki akses ke akunnya.
Buka menu WhatsApp, pilih Perangkat tertaut, lalu periksa apakah terdapat komputer atau perangkat lain yang tidak dikenali.
Jika menemukan perangkat mencurigakan, segera keluarkan atau lakukan logout dari perangkat tersebut. Jangan memindai kode QR yang dikirim oleh orang tidak dikenal dengan alasan mendapatkan hadiah, bantuan teknis, atau mengaktifkan layanan tertentu.
5. Gunakan aplikasi resmi dan perbarui secara berkala
Unduh WhatsApp hanya melalui toko aplikasi resmi atau situs resmi WhatsApp. Hindari aplikasi modifikasi yang menawarkan fitur tambahan tidak resmi karena dapat meningkatkan risiko keamanan dan privasi.
Perbarui aplikasi serta sistem operasi ponsel secara berkala untuk memperoleh perbaikan keamanan yang tersedia. Aktifkan juga kunci layar menggunakan PIN yang kuat, sidik jari, atau pengenalan wajah.
Jika fitur kunci aplikasi tersedia di perangkat, manfaatkan fitur tersebut agar orang lain tidak mudah membuka percakapan ketika memegang ponsel.









