Jangan Asal Klik! Ini Tips Melindungi WhatsApp dari Penipuan dan Pembajakan Akun

Ilustrasi keamanan akun WhatsApp untuk menghindari penipuan digital dan pembajakan akun. Foto: Madi/ Generate by AI

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Pengguna WhatsApp perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan digital yang dapat mengancam keamanan akun dan data pribadi. Salah satu cara yang kerap digunakan pelaku adalah mengirimkan tautan mencurigakan, menyamar sebagai orang lain, hingga meminta kode verifikasi dengan berbagai alasan.

Pesan yang mengatasnamakan kurir paket, pihak bank, layanan pelanggan, atau teman sendiri perlu diperiksa sebelum ditanggapi. Apalagi jika pengirim mendesak penerima untuk segera mengeklik tautan, mengunduh file, atau menyerahkan informasi rahasia.

Dikutip dari laman resmi WhatsApp, terdapat sejumlah fitur keamanan yang dapat dimanfaatkan pengguna untuk memperkuat perlindungan akun, mulai dari verifikasi dua langkah, kunci aplikasi, hingga passkey.

Baca Juga :  Teknik Menyimpan Bahan Masakan agar Tahan Lama

Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan untuk melindungi akun WhatsApp dari penipuan dan pembajakan.

1. Jangan sembarangan mengeklik tautan

Tautan yang dikirim melalui pesan WhatsApp tidak selalu aman. Pelaku dapat menggunakan tautan palsu untuk mengarahkan korban ke halaman yang dirancang menyerupai situs resmi, kemudian meminta data pribadi atau informasi login.

Sebelum membuka tautan, periksa identitas pengirim dan alamat situs yang dituju. Waspadai pesan yang menawarkan hadiah, mengabarkan paket bermasalah, atau mengancam akun akan diblokir jika pengguna tidak segera bertindak.

Jika pesan terasa mencurigakan, jangan mengeklik tautan maupun mengunduh lampiran. Konfirmasikan informasi tersebut melalui saluran resmi atau hubungi pengirim melalui nomor lain yang sudah diketahui kebenarannya.

Baca Juga :  Mengaku Sebagai Wartawan, Agus Mencoba Peras Kepsek SMKN 6 Lewat WhatsApp

2. Jangan pernah membagikan kode OTP

Kode verifikasi yang diterima melalui SMS atau metode lainnya merupakan informasi rahasia. Jangan memberikannya kepada siapa pun, termasuk orang yang mengaku sebagai petugas WhatsApp, bank, atau layanan resmi lainnya.

Pelaku dapat berpura-pura membutuhkan kode tersebut untuk membantu memulihkan akun atau menyelesaikan masalah tertentu. Padahal, kode itu bisa digunakan untuk mendaftarkan nomor korban pada perangkat lain.

Jika tiba-tiba menerima kode verifikasi padahal tidak sedang masuk ke akun, jangan panik dan jangan bagikan kode tersebut kepada siapa pun.