Tebo  

Gus Fatulloh Buka Diktama, Pasukan Inti Pagar Nusa Cabang Tebo Tahun 2025

Suasana Pembukaan Pendidikan Dasar dan Latihan, Pasukan Inti Pagar Nusa Kabupaten Tebo, di Gedung LAM Muara Tebo. Foto : Amir

SIDAKPOST.ID, TEBO – Pembukaan DIKMATA (Pendidikan Dasar dan Latihan) Pasukan Inti Pagar Nusa ini merupakan pelatihan khusus untuk anggota Pagar Nusa yang bertujuan membentuk kader inti yang handal dan terlatih, bertempat di Gedung Lembaga Adat Melayu Jambi Kabupaten Tebo, mulai tanggal 18 – 20 Juli 2025.

DIKTAMA ini dibuka oleh Pimpinan Wilayah Pagar Nusa Jambi Gus Fatulloh Pengasuh Pondok Pesantren Al Muhajirin Batanghari, tampil 3 Instruktur Pusat Ndan Malik, Ndan Suwari dan Ndan Candra.

Tampak hadir pada acara ini Sesepuh Pagar Nusa, Khatib Syuriah KH Basri, PCNU Tebo Drs Lukman Hakim, Gus Sukron, KH Ali Mansyur, Gus Zen, anggota kehormatan Gus Syamsul Hadi dan Seluruh Pengurus.

Baca Juga :  Hilang di Sungai, Seorang Bocah di Tebo Ditemukan Tak Bernyawa

Gus Fatulloh dalam Sambutannya menuturkan bahwa DIKMATA Pasukan Inti Pagar Nusa adalah program pendidikan dan pelatihan yang diselenggarakan untuk anggota Pagar Nusa, tujuan

nya untuk membentuk kader inti yang memiliki kemampuan fisik dan mental serta spiritual yang kuat, memiliki pemahaman mendalam tentang nilai – nilai Pagar Nusa.

” Beberapa poin penting terkait DIKMATA Pasukan Inti Pagar Nusa, yakni Membentuk kader inti Pagar Nusa yang berkualitas, memiliki kemampuan bela diri yang mumpuni dan berpegang teguh pada nilai organisasi, ” ujar Gus Fatulloh.

Baca Juga :  Pukuli Korban dengan Kayu, dan Rampas HP-Nya, Pria Ini Ditangkap Polisi

Sementara itu, Cak Rifin Pimpinan Pagar Nusa Cabang Tebo mengatakan, bahwa pasukan inti memiliki peran penting dalam pengamanan kegiatan-kegiatan Nahdlatul Ulama (NU) dan Pagar Nusa, serta menjaga keamanan dan ketertiban.

” DIKMATA ini merupakan pelatihan khusus yang diberikan diluar kurikulum formal bertujuan untuk melatih kedisiplinan, kepemimpinan dan tanggung jawab, diminta anggota Pagar Nusa lebih siap dalam menjalankan tugas dan amanah organisasi, serta menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jama’ah dan tradisi Nahdliyin, “pungkas Cak Rifin. (asa)