Mengenai hal tersebut dibenarkan oleh Rusmanto, S.Km penanggung jawab kegiatan vaksinasi dari Puskesmas Rimbo Ilir.
“Benar ada sekitar 21 siswa-siswi SMKN 5 Tebo yang tertunda untuk vaksinasi kedua karena datanya belum online di Dukcapil Tebo, dan kita terpaksa menunda pemberian vaksinasi keduanya sampai data siswa di onlinekan oleh Dukcapil Tebo, karena setiap mereka yang divaksin langsung dilaporkan online saat itu juga, dan mereka yang tertunda nantinya bisa melakukan vaksinasi langsung ke Puskesmas Rimbo Ilir,”tutup Rusmanto. (zek)








