Menurut layanan kesehatan NHS Inggris, aktivitas fisik secara teratur dapat membantu mengurangi rasa lelah dalam jangka panjang.
3. Melewatkan Waktu Makan
Kesibukan terkadang membuat seseorang menunda makan atau melewatkan sarapan. Padahal, pola makan yang tidak teratur dan asupan nutrisi yang kurang seimbang dapat memengaruhi energi untuk menjalani aktivitas.
Usahakan mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang yang mencakup sumber karbohidrat, protein, sayuran, buah-buahan, serta nutrisi penting lainnya.
Jika sering merasa lemas saat beraktivitas, perhatikan kembali apakah kebutuhan makan sehari-hari sudah terpenuhi dengan baik.
4. Kurang Minum Air Putih
Kekurangan cairan dapat menjadi salah satu faktor yang membuat tubuh terasa lelah. Terlebih ketika seseorang banyak beraktivitas, berada di lingkungan panas, atau mengeluarkan banyak keringat.
Biasakan minum air secara berkala sepanjang hari dan jangan menunggu sampai merasa sangat haus. Kebutuhan cairan setiap orang dapat berbeda, bergantung pada aktivitas, kondisi tubuh, dan lingkungan.
5. Terlalu Banyak Mengonsumsi Kafein
Kopi atau minuman berkafein sering dipilih untuk mengatasi rasa kantuk. Namun, konsumsi kafein terlalu banyak, terutama menjelang malam, dapat mengganggu waktu dan kualitas tidur.
Jika kebiasaan ini membuat sulit tidur, cobalah mengurangi konsumsi kafein pada sore dan malam hari. Jangan hanya mengandalkan kopi untuk menutupi rasa lelah tanpa memperbaiki penyebabnya.
6. Mengabaikan Stres dan Kurang Istirahat Mental
Kelelahan tidak selalu berasal dari aktivitas fisik. Tekanan pekerjaan, persoalan keluarga, serta pikiran yang terus-menerus aktif juga dapat menguras energi dan memengaruhi kualitas tidur.









