Setelah sebagian besar air berhasil dikeluarkan dan sepatu tidak lagi terlalu basah, masukkan beberapa kantong silica gel yang masih berfungsi ke bagian dalam sepatu.
Diamkan di tempat kering dengan ventilasi baik. Silica gel lebih cocok digunakan sebagai bantuan untuk mengurangi sisa kelembapan, bukan sebagai cara utama mengeringkan sepatu yang masih sangat basah.
Pastikan kantong silica gel tetap utuh dan jauh dari jangkauan anak-anak serta hewan peliharaan.
6. Pastikan Sepatu Benar-Benar Kering Sebelum Digunakan
Kesalahan yang sering dilakukan adalah memakai kembali sepatu ketika bagian luarnya sudah terasa kering, padahal bagian dalamnya masih lembap.
Kondisi tersebut dapat memicu bau tidak sedap karena kelembapan mendukung pertumbuhan mikroorganisme tertentu.
Sebelum digunakan, periksa bagian ujung dalam sepatu, lapisan sol, dan area tumit untuk memastikan tidak ada kelembapan yang tertinggal.
Apabila sepatu masih terasa basah, lanjutkan pengeringan menggunakan kipas angin atau letakkan di ruangan dengan sirkulasi udara baik.
Hindari pula menyimpan sepatu yang masih lembap di dalam kotak atau lemari tertutup.
Tips Tambahan agar Sepatu Tidak Mudah Bau
Selain menerapkan enam cara tersebut, kebersihan kaki dan kaus kaki juga perlu diperhatikan. Gunakan kaus kaki yang bersih dan kering setiap kali memakai sepatu.
Jika sepatu terkena hujan hampir setiap hari, sebaiknya siapkan sepatu cadangan agar sepatu yang basah memiliki waktu cukup untuk mengering.
Perlu diingat, waktu pengeringan setiap sepatu berbeda-beda, tergantung bahan, ketebalan, tingkat kebasahan, dan kondisi udara.









