Gunakan tisu dapur tebal atau kertas polos yang mudah menyerap air. Masukkan secukupnya ke dalam sepatu tanpa menekannya terlalu padat.
Kertas akan membantu menyerap sebagian kelembapan sekaligus mempertahankan bentuk sepatu selama proses pengeringan.
Ganti kertas apabila sudah terlalu basah. Hindari penggunaan koran pada sepatu berwarna terang karena tinta berpotensi meninggalkan noda.
3. Manfaatkan Kipas Angin agar Lebih Cepat Kering
Jika cuaca mendung dan sinar matahari sulit didapatkan, kipas angin bisa menjadi pilihan untuk membantu mempercepat pengeringan.
Letakkan sepatu di tempat yang memiliki sirkulasi udara baik, kemudian arahkan kipas angin ke bagian bukaan sepatu.
Aliran udara membantu mempercepat penguapan air tanpa memberikan panas berlebihan yang berisiko merusak material.
Pastikan sepatu tidak diletakkan terlalu dekat dengan perangkat listrik yang berpotensi terkena tetesan air.
4. Hindari Menjemur Sepatu di Bawah Matahari Terlalu Terik
Menjemur sepatu langsung di bawah sinar matahari memang dapat membantu mengurangi kelembapan. Namun, paparan panas berlebihan berisiko membuat sejumlah bahan sepatu mengeras, berubah warna, atau mengalami kerusakan pada perekatnya.
Sebaiknya letakkan sepatu di tempat teduh dengan sirkulasi udara yang lancar.
Jika ingin memanfaatkan sinar matahari, perhatikan jenis bahan sepatu dan petunjuk perawatan dari produsennya.
Cara ini penting terutama untuk sepatu berbahan kulit, suede, serta material sintetis tertentu yang sensitif terhadap panas.
5. Gunakan Silica Gel untuk Membantu Mengurangi Kelembapan
Silica gel dapat dimanfaatkan untuk membantu menyerap kelembapan yang tersisa di dalam sepatu.









