SIDAKPOST.ID, BUNGO – Dana Desa (DD) diseluruh Indonesia di pangkas oleh Pemerintah Pusat guna mendukung program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di seluruh Indonesia.
Salah satu Desa yang terdampak pemotongan Dana Desa (DD) tersebut adalah Desa Mangun Jayo Kecamatan Muko-muko Bathin VII, Kabupaten Bungo, provonsi Jambi.
Meskipun terjadinya pemangkasan Dana Desa (DD), Pemerintah Dusun Mangun Jayo mencoba memanfaatkan potensi yang ada untuk dapat meningkatkan Pendapatan Asli Dusun (PAD) Mangun Jayo.

Adapun Potensi yang akan dimanfaatkan ialah kawasan terpisah Dusun Mangun Jayo. Dimana lokasi ini akan menjadi tempat pusat perekonomian masyarakat serta bisa masuk pendapatan desa.
Debi Krismanto, Kasi Pemerintahan Desa Mangun Jayo, mengatakan pihaknya akan mencoba memanfaatkan kawasan pulau yang berada dipinggir sungai batang Bungo, untuk dijadikan pusat pertumbuhan ekonomi masyarakat Mangun Jayo.
“Kami sangat mendukung pemangkasan Dana Desa (DD) untuk program pemerintah pusat salah satunya yaitu Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), sehingga jika hanya mengandalkan Dana Desa (DD) yang ada maka Dusun kami Mangun Jayo tidak bisa membangun,” ujarnya, Kamis (5/02/2026).
Ia juga menjelaskan, setelah melakukan kajian bersama, maka pihaknya sepakat untuk menjadikan kawasan pulau untuk destinasi wisata yang insya Allah akan diberi nama “Tepian Manjo Garden”.
Tepian manjo garden ini akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi masyarakat Dusun Mangun Jayo dan menjadi sumber Pendapatan Asli Dusun (PAD).








