Kota Jambi dan Bungo Kembali Alami Inflasi, Ini Penyebabnya

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi Jambi Agus Sudibyo sampaikan data yang kabupaten/kota yang mengalami inflasi. Senin (3/10). Foto : sidakpost.id/Ratna Sari. Biro Jambi

SIDAKPOST.ID, JAMBI –  Berdasarkan rilis yang di keluarkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi untuk Kota Jambi dan Muaro Bungo kembali alami inflasi, Senin (03/10/2022)

Di paparkan langsung oleh Kepala BPS Provinsi Jambi Agus Sudibyo, secara tahun kalender Muara Bungo berada di urutan ke 8 dan Kota Jambi berada di urutan ke 12, sebagai kota dengan inflasi tertinggi di Indonesia

Baca JugaFraksi Demokrat DPRD Provinsi Jambi Soroti Angka Inflasi Jambi Tertinggi se-Indonesia

“Berdasarkan kalender September 2021- September 2022, Y o Y, untuk Kota Jambi 8.04 persen, Muaro Bungo 8.51 persen dan gabungan keduanya 8.09 persen,” ucapnya.

Baca Juga :  Ratusan Warga Kuala Tungkal Gelar Sholawatan dan Doa Bersama

Agus menambahkan, komoditas yang menyumbang inflasi diantaranya, solar, beras, pertalite, tarif angkutan kota, travel, daging dan telur ayam ras.

“Kenaikan harga BBM tentunya berakibat keseluruhan aspek tak terkecuali pagan dan angkutan,” jelasnya.

Baca Juga :  Gerakan Tanam Cabai di Pekarangan, Hadang Inflasi Lonjakan Harga

Lanjutnya, usaha yang dilakukan, oleh Tim TPID dalam menekan harga beras lumayan berhasil di 500-600 perkilonya.

Baca Juga :  Pemenang Lomba Nakes Teladan Tkt Kabupaten Tebo, Terima Penghargaan

“Kedepannya agar harga beras lebih rendah dibanding harga beras pada bulan September agar bisa memberikan andil deflasi ,” jelasnya.

Sebagai informasi berdasarkan hasil rilis bulan Agustus kemarin Kota Jambi, alami deflasi dengan angka 1.16 persen, Muaro Bungo 1.44 persen dan gabungan 1.19 persen deflasi.

Dan rilis untuk Kota Jambi pada bulan September 2022 alami inflasi dengan angka 0.55 persen, Muara Bungo 1.10 persen dan gabungan dari keduanya 0.61 inflasi. (rsa)